Selasa, 14 April 2026

Hadapi Disrupsi Teknologi, Dishub Banyumas Gagas Angkutan Kota Online

Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas tengah menggagas kebijakan baru yang merangkul angkutan kota.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/Permata Putra Sejati
Pengendara melintas di simpang Giri Suman, Purwokerto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas tengah menggagas kebijakan baru yang merangkul angkutan kota.

Mereka akan mengajak para pengusaha angkot untuk bergabung dengan angkutan kota online (angkol).

Hal itu dilakukan sebagai upaya menyelamatkan sekaligus mempertahankan eksistensi angkutan umum di wilayah perkotaan Purwokerto.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, mengatakan jika geliat angkutan kota di Purwokerto terlihat lesu.

"Istilahnya adalah hidup segan mati tak mau," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu beberapa waktu lalu.

Agus mengatakan, angkutan kota masih diperlukan untuk mempermudah dan menunjang mobilitas masyarakat.

Karena itu, pihaknya ingin memberdayakan angkutan kota dengan membuat inovasi, yakni Angkol. 

Kisah Magis Pendopo Si Pandji Diboyong dari Banyumas ke Purwokerto Tanpa Melintasi Sungai Serayu

Berbagai Kisah Misteri Situs Diduga Candi Ponjen Purbalingga yang Beredar di Masyarakat

Nanti 'Angkol' memiliki konsep hampir sama dengan transportasi berbasis aplikasi lainnya.

"Angkot ini cenderung berkurang peminat itu kan karena sering ngetem atau mangkal, jam tidak pasti, rawan oper, serta tidak dapat menjangkau gang-gang," ungkapnya.

Menurutnya Angkol nantinya bisa mengambil penumpang di anak-anak gang.

Sedangkan selama ini angkot masih berpatokan dalam trayek pelayanan.

Nantinya angkot yang saat ini masih beroperasi akan diarahkan menjadi Angkol.

Wisata Lereng Gunung Slamet Lembah Asri Purbalingga Tawarkan Destinasi Sejuk dan Lengkap

Prakiraan Cuaca Banyumas dan Purwokerto Selasa (21/1/2020)

Dengan konsep tersebut harapannya pamor angkutan umum di area Purwokerto dapat kembali diminati.

Paling penting yang mesti dimengerti menurut Agus adalah merubah pola pikir dan pandangan masyarakat akan angkutan umum.

"Saya mengharapkan agar transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau dapat hadir ditengah masyarakat," paparnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved