Berita Tegal
Janda Bolong Juga Lagi Ngetren di Kota Tegal, Seminggu Capai 20 Polybag, Dulu Padahal Tidak Laku
Sidik mengatakan, dua bulan terakhir semenjak ada pandemi Covid-19, popularitas janda bolong meningkat drastis di Kota Tegal.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
Berdasarkan pantauan Tribunbanyumas.com, Selasa (29/9/2020), tanaman janda bolong jenis variegata sudah sangat sulit dicari.
Khususnya di toko-toko tanaman hias di wilayah Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.
Seperti yang ditemui di satu toko tanaman hias, Tunggak Semi Baturraden.
"Sekarang sudah sedikit, tinggal dua pot ukuran kecil harganya Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu."
"Itu untuk yang sudah tumbuh dua helai daun," ujar pegawai toko, Slamet Budiman kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (29/9/2020).
Sebagian besar penjual tanaman hias di Baturraden menjual janda bolong dengan kisaran harga Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu.
Biasanya untuk ukuran kecil dengan dua helai daun dihargai Rp 50 ribu hingga Rp 75 ribu.
Sedangkan untuk ukuran daun yang agak besar dihargai Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu.
"Itu janda bolong biasa jenis yang umum."
"Memang kalau yang mahal dan langka itu jenis variegata yang daunnya hijau dan putih," katanya.
Khusus janda bolong jenis variegata ini memang memiliki warna unik pada daun.
Yaitu hijau putih yang membuat harganya melambung tinggi.
"Variegata itu memang langka, warnanya hijau putih keunikannya dan banyak yang mencari."
"Janda bolong yang daunnya masih ukuran kecil saja bisa Rp 300 ribu per helai," jelasnya.
Menurut Slamet, karena memang jarang dan banyak yang mencari maka harganya bisa menjadi mahal dan bernilai ratusan juta Rupiah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/janda-bolong-kota-tegal.jpg)