Teror Virus Corona
Santri Ponpes Positif Covid-19 Jalani Isolasi di Baturraden Banyumas
Dari hasil pertemuan itu disimpulkan bahwa para tokoh agama Islam meminta Bupati Banyumas membuat surat edaran resmi untuk seluruh ponpes.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein telah berkoordinasi dengan sejumlah tokoh agama terkait tindaklanjut ratusan santri pondok pesantren (ponpes) di wilayahnya yang positif Covid-19.
Dari hasil pertemuan itu disimpulkan bahwa para tokoh agama Islam meminta Bupati Banyumas membuat surat edaran resmi.
Surat edaran itu pada intinya meminta agar seluruh Ponpes di Kabupaten Banyumas bisa berbenah dan melindungi diri supaya tidak terjadi kasus yang sama.
• Cari Varietas Anggur yang Cocok di Banyumas, Selama 15 Hari Faiz Hidayat Belajar di Ukraina
• Banyak Santri Mengeluh Batuk Pilek, Dinkes Banyumas Fokus Tangani Ponpes di Kelurahan Purwanegara
• Banyumas Saat Ini, Klaster Ponpes Penyumbang Pasien Positif Covid-19
• Jateng Makin Waspadai Klaster Ponpes, Dinkes: Paling Masif di Banyumas dan Kebumen
"Instruksi bersama Bupati dan tokoh-tokoh agama serta pimpinan ormas Islam kepada ponpes agar membentuk gugus penanganan Covid-19."
"Ponpes agar lebih ketat lagi dalam melaksanakan protokol kesehatan," ujar Ketua MUI Kabupaten Banyumas, Taefur Arafat kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (25/9/2020).
Pihaknya mengatakan, jika jumlah ponpes di Banyumas saat ini ada sekira 200.
Gugus tugas khusus ponpes itu juga bertugas mensosialisasikan kepada para santri dan pesantren agar lebih patuh kepada protokol kesehatan.
Terlebih lagi adalah melindungi guru dan orangtua dengan gejala pemberat atau komorbid.
"Lebih baik santri hanya bergerak dan lingkungan itu saja."
"Jangan keluar dari lingkungan pondok dan yang di luar tidak masuk lingkungan pondok," ujar Bupati.
Update Covid-19 di Banyumas sampai saat ini total yang terkonfirmasi positif menjadi 484 orang.
Khusus bagi Ponpes Karangsuci, dari total santri sekira 500 yang telah diswab ada 292 orang.
Kemudian dari 292 yang telah diswab yang sudah keluar hasilnya ada 203 orang.
Dari 203 yang keluar itu, yang positif Covid-19 ada 127 santri.
Dimana ada 45 santri berasa dari wilayah Banyumas, sisanya dari luar daerah.