Rabu, 8 April 2026

Berita Banjarnegara

Banjarnegara Ekspor 10 Ton Bawang Putih ke Taiwan

Di tengah ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih impor, Banjarnegara justru berhasil mengekspor bawang putih ke Taiwan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono melepas truk pengangkut 10 ton bawang putih yang akan diekspor ke Taiwan, Selasa (22/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Di tengah ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih impor, Banjarnegara justru berhasil mengekspor bawang putih ke Taiwan.

Ekspor perdana ditandai pelepasan truk pembawa 10 ton bawang putih yang dilakukan Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, Selasa (22/9/2020).

Selanjutnya, muatan bawang tersebut diangkut menggunakan kapal, melalui pelabuhan Semarang untuk dikirim ke pemesan di Taiwan.

"Alhamdulillah, petani kita berhasil mengekspor perdana bawang lokal di tengah pandemi," katanya, Rabu (23/9/2020).

Dapat Pendampingan dari PT Java Agritec, Petani Merica di Banjarnegara Siap Penuhi Target Ekspor

Kemenparekraf Fasilitasi Pendaftaran HKI di Banjarnegara

Tetap Laris, Peternak Ikan Hias di Desa Gumiwang Banjarnegara Pasok Koi Hingga Luar Daerah

Distankan KP Banjarnegara Gelar Bazar Sayur untuk Bantu Petani Atasi Harga Sayur yang Anjlok

Budhi mengatakan, pihaknya selalu hadir di tengah persoalan yang dihadapi petani. Pemkab, melalui Dinas Pertanian, melakukan penyuluhan dan pembinaan petani, serta mencarikan pasar.

Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), giat dalam melakukan pembangunan jalan sehingga akses petani membawa hasil panen lebih mudah.

"Ternyata, kita mampu. Jika infrastruktur bagus, petani juga akan lebih mudah dalam membawa hasil panen," ujarnya.

Slamet, pengusaha sekaligus petani asal Karangkobar, Banjarnegara, mengatakan, petani butuh dukungan dari pemerintah dan banyak pihak untuk melancarkan usahanya.

"Masalah pertanian itu harus memikirkan dari hulu sampai hilir karena spekulasinya sangat besar. Tanpa pembinaan dan koordinasi yang baik, petani bisa jadi korban," kata petani yang mengusahakan terwujudnya ekspor tersebut.

Menurut Slamet, jika petani bisa bersatu, mereka bisa memiliki posisi tawar tersendiri.

Komoditas di Banjarnegara, kata dia, banyak yang dilirik dan diburu pembeli. Sayang, masyarakat belum bisa mencukupi target suplai produk yang dinginkan konsumen.

36 Ribu Warga Banyumas Rentan Covid-19: Punya Komorbid, Akan Diberi Gelang Penanda

Fakta Baru, Pelajar SMA Tersangka Percabulan Bocah SD di Banyumas Sodomi Korban Sejak SMP

Sah, KPU Demak Tetapkan Pasangan Eistianah-Ali dan Mugiono-Badrudin sebagai Peserta Pilkada Demak

UPDATE Kasus Covid-19 Banyumas: Tercatat 421 Kasus dan Terbanyak di Purwokerto Selatan, Ada 39 kasus

Ekspor perdana bawang ini, kata Slamet, hasil kerjasama dan gabungan dari para petani yang dihimpunnya.

Untuk harga bawang putih saat ini bisa tembus Rp 17 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara, Totok Setya Winarna, mengatakan, pihaknya senantiasa memotivasi, mendampingi dan memberikan penyuluhan ke petani untuk meningkatkan kualitas hasil pertaniannya.

Selain ekspor bawang putih, Banjarnegara juga sudah mengekspor beberapa komoditas, semisal gula kelapa, gula sagu, merica atau lada.

"Kami pertemukan dengan calon pembeli. Untuk saat ini, kami sudah menargetkan ekspor," kata Totok. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved