Berita Banyumas

36 Ribu Warga Banyumas Rentan Covid-19: Punya Komorbid, Akan Diberi Gelang Penanda

Program Ji Wong Jiga ini memanfaatkan fungsi aplikasi Banyumas Bebas Covid-19 (Mas Basid), yaitu aplikasi untuk memantau warga rentan dengan komorbit.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein memberikan keterangan terkait rencana dimulainya KBM tatap muka di Kabupaten Banyumas, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas melalui program Ji Wong Jiga (Siji Wong Siji Jaga) akan mengawasi dan menjaga orang-orang yang memiliki komorbit atau penyakit pemberat dengan risiko tinggi tertular covid-19.

"Memang mirip seperti Jaga Tangga, saya sedang meminta data nama dan alamat, siapa saja yang berisiko sangat tinggi di Banyumas," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein, Rabu (23/9/2020).

Program tersebut adalah upaya saling jaga dan mengingatkan warga yang rentan atau mempunyai penyakit pemberat.

Pemkab Banyumas Cegah Warga Berisiko Tinggi Tertular Covid-19 Lewat Program Ji Wong Jiga

UPDATE Kasus Covid-19 Banyumas: Tercatat 421 Kasus dan Terbanyak di Purwokerto Selatan, Ada 39 kasus

Mulai Hari Ini Separo ASN Pemkab Banyumas WFH, Kabag Humas: Pekerjaan Tetap Harus Diselesaikan

10 Santri Asal Dua Ponpes di Banyumas Positif Covid-19, Pemkab Perintahkan Lockdown Ponpes

Program Ji Wong Jiga ini memanfaatkan fungsi aplikasi Banyumas Bebas Covid-19 (Mas Basid), yaitu aplikasi untuk memantau orang-orang rentan dengan komorbid atau berisiko tinggi terkena covid-19.

Data sementara yang masuk, ada 36 ribu orang yang memiliki penyakit pemberat dan berisiko tinggi.

"Data tersebut baru masuk dari 20 kecamatan," katanya di Purwokerto.

Bupati mengatakan, nantinya, para warga yang memiliki komorbid tersebut akan rutin diberi penyuluhan sekaligus diawasi Tim Satgas Covid di desanya masing-masing.

Bahkan, rencananya, rumah mereka akan diberi tanda, dan masing-masing orangnya akan diberi seperti gelang.

Program ini adalah sebagai upaya saling jaga dan mengingatkan kepada warga, terutama yang rentan tertular Covid-19.

Tim Satgas Kabupaten saat ini masih mendata terus orang-orang dengan penyakit pemberat atau komorbid di Banyumas. (Tribunbanyumas/jti)

Fakta Baru, Pelajar SMA Tersangka Percabulan Bocah SD di Banyumas Sodomi Korban Sejak SMP

Sah, KPU Demak Tetapkan Pasangan Eistianah-Ali dan Mugiono-Badrudin sebagai Peserta Pilkada Demak

Pertamina Dorong Pelanggan Gunakan MyPertamina, Ada Promo Cashback Hingga Diskon Tukar Tabung LPG

Bertambah, Penyidik Tetapkan 66 Prajurit TNI sebagai Tersangka Kerusuhan Ciracas

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Banyumas
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved