Berita Purbalingga
Purbalingga Berhasil Layani 8000 Akseptor KB dari Target 7000 Peserta Baru
Tujuan kegiatan tersebut adalah meningkatkan peran lembaga pengelola program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Para kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD se-Kecamatan Kutasari mengikuti penguatan kelembagaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di aula Balai Desa Meri Kutasari, Sabtu (19/9/2020).
Tujuan kegiatan tersebut adalah meningkatkan peran lembaga pengelola program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
Kepala Dinsosdalduk KB P3A Raditya Widayaka mengatakan, tujuan Bangga Kencana adalah untuk meningkatkan kepesertaan KB Baru, meningkatkan peserta KB Aktif, peningkatan kegiatan kelompok-kelompok kegiatan dan institusi masyarakat pedesaan.
Selain itu, untuk menyetarakan program KB dengan program-program pembangunan yang lain.
"Kegiatan Bangga Kencana pada dasarnya untuk pengendalian penduduk yang dipadukan kegiatan-kegiatan di desa, dengan harapan, kader-kader KB dapat masuk ke seluruh komponen," jelasnya.
• RSI Banjarnegara Buka Pos Kesehatan di Ponpes Tanbihul Ghofilin
• Amir Machmud Terpilih Lagi Jadi Ketua PWI Jateng Periode 2020-2025
• Guru di Banjarnegara Memprotes Wacana Penghapusan Pelajaran Sejarah, Ini Alasannya
• Pemain Asing PSIS Semarang Flavio Beck Jr Batal ke Indonesia Gara-gara Dokumen Terbang Tak Lengkap
Pihaknya memberi apresiasi tinggi kepada para kader PPKBD dan sub PPKBD yang telah memberikan jasanya, dalam pengendalian penduduk di Kabupaten Purbalingga.
Kader KB terus memantau dan mengendalikan manusia mulai dari dalam kandungan, balita (Bina Keluarga Balita), sampai pada lansia (Bina Keluarga Lansia).
Peran kader PPKBD dan Sub PPKBD juga nampak ketika Hari Keluarga Nasional (Harganas).
Kabupaten Purbalingga ditarget sekitar 7000 akseptor baru dan berhasil melampaui target dengan memperoleh 8000 akseptor.
"Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada kader PPKBD dan Sub PPKBD karena dengan keikhlasan dan ketulusan mengurusi manusia dalam kandungan, bayi sampai lansia. Dengan Bina-bina mulai balita sampai Bina Lansia," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap, kegiatan Bangga Kencana dapat meningkatkan semangat pengetahuan dan kekompakkan antara kader di tingkat kecamatan dan desa.
"Mudah-mudahan, para kader PPKBD dan Sub PPKBD di Kecamatan Kutasari terus kompak karena kader KB merupakan garda terdepan dalam mensosialisasikan program pemerintah, utamanya mengkait kegiatan Keluarga Berencana (KB)," ujar dia.
• Dua Peserta Tes SKB CPNS Kendal Positif Covid-19, BKN Bakal Menjadwal Ulang
• Ditarget Layani 41 Ribu Akseptor KB, BKKBN Jateng Optimistis Bisa Memenuhinya
• Erna Husein Resmikan Klinik Sidomari Medika Banyumas: Dilengkapi Layanan Spesialis Penyakit Dalam
Bupati akrab disapa Tiwi ini mengatakan, pemkab membutuhkan kepanjangan tangan di kecamatan dan di desa yang saat ini dipegang para kader PPKBD dan Sub PPKBD.
Sukses tidaknya program KB, menurutnya, berada di tangan dan kerja keras para kader KB di Purbalingga yang kebanyakkan merupakan kaum wanita.
"Kalau kita lihat, hampir seluruhnya kader-kader PPKBD dan Sub PPKBD adalah wanita. Oleh karenanya, untuk bapak-bapak, jangan pernah mendiskriminasi wanita, memandang sebelah mata perempuan, karena namanya perempuan punya peranan yang besar dalam pembangunan Kabupaten Purbalingga," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-purbalingga-dyah-hayuning-pratiwi-beri-pengarahan-program-bangga-kencana.jpg)