Breaking News:

Obituari Jakob Oetama

Jusuf Kalla Pimpin Pemakaman Jakob Oetama di TMP Kalibata: Semoga Jadi Suri Teladan Kita Semua

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menjadi inspektur upacara militer di acara pemakaman pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama.

KOMPAS.COM/WALDA MARISON
Jenazah Jakob Oetama tiba di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menjadi inspektur upacara militer di acara pemakaman pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Kamis (10/10/2020).

Acara pemakaman dilakukan sekitar pukul 11.20 WIB. "Saya Muhammad Jusuf Kalla, atas nama, negara, bangsa dan Tentara Nasional Republik Indonesia dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa, raga dan jasa-jasa almarhum. Nama Dokter HC Jakob Oetama," kata JK.

"Semoga, jalan darma bakti yang ditempuhnya bisa menjadi suri teladan bagi kita semua. Dan arwahnya mendapat tempat yang semestinya di alam baka," ujarnya.

Jenazah Jakob Oetama tiba di TMP Kalibata, Jakarta pukul 11.00 WIB setelah disemayamkan di lobi Gedung Kompas Gramedia Palmerah. 

Di Gedung Kompas Gramedia, jenazah Jakob Oetama diserahkan keluarga ke negara yang diwakili Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, untuk dimakamkan secara militer.

Pemakaman juga dihadiri keluarga dan kerabat. Juga, karyawan Kompas Gramedia.

Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetomo Tutup Usia

Presiden Jokowi Sebut Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama Adalah Tokoh Bangsa Ini

Wapres Maruf Amin: Semoga Karyawan Kompas Gramedia Bisa Menauladani Kerja Keras Jakob Oetama

Jakob Oetama Tutup Usia, KSAL: Kami Kehilangan Tokoh Pers

Diberitakan, pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama (88), meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (9/9/2020).

Jakob wafat karena mengalami gangguan multiorgan. Usia sepuh kemudian memperparah kondisi Jakob hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Dokter Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Felix Prabowo Salim, mengatakan, kondisi awal Jakob Oetama saat masuk rumah sakit sudah mengalami gangguan multiorgan.

Dia pertama kali masuk ke rumah sakit pada 22 Agustus 2020. Kondisinya sempat membaik, tetapi kemudian memburuk lagi. Hingga pada Minggu (6/9/2020) sore, Jakob mengalami koma.

"Selama perawatan sempat sebenarnya naik turun, di mana selama perawatan hampir lebih dari dua minggu sempat perbaikan dan terjadi penurunan, hanya pada saat-saat terakhir karena faktor usia dan kondisi semakin memburuk, akhirnya beliau meninggal," ujar Felix. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pimpin Pemakaman Jakob Oetama, JK: Semoga Jadi Suri Teladan Kita Semua". 

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved