Breaking News:

Berita Pendidikan

Pembiayaan Sekolah Swasta Bakal Dibantu Disdikbud Jateng, 70 Persen Gunakan Dana BSM

"Saya pernah mengajar di SMP swasta kecil beberapa waktu lalu, karena siswa banyak yang tidak membayar gaji kami jadi tertunda."

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
ILUSTRASI - Pengendara sepeda motor melintas di depan SMK YPE Bhakti Karya Kota Tegal, Selasa (18/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng akan mengubah skema bantuan untuk siswa kurang mampu atau Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Dalam skema tersebut pembiayaan sekolah swasta menjadi sasaran program BSM.

Dalam skema, sekolah swasta akan mendapat alokasi BSM lebih besar dari pada sekolah negeri.

Hal itu untuk meringankan beban sekolah swasta di tengah pandemi Covid-19.

Siap-siap, Tujuh Sekolah di Jateng Ini Bisa Jalankan KBM Tatap Muka, Rencana Mulai Awal September

Banyak Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tapi Belum Lapor, Disdikbud Jateng Surati Dinas Pendidikan

Tak Mau Disalahgunakan Lagi, Seluruh Camat di Banjarnegara Diminta Data Rumah Kos Wilayahnya

Berhasrat Bisa Selalu Hidup Glamor, Pengepul Pepaya di Kebumen Gelapkan Mobil Rentalan

Pasalnya ada anggapan dari masyarakat jika sekolah libur, maka tidak membayar biaya sekolah.

Menurut Plt Kepala Disdikbud Jateng, Padmaningrum, stigma tersebut menjadi beban sekolah swasta.

"Karena sekolah swasta menanggung biaya operasional sendiri, termasuk gaji guru."

"Kalau tidak ada yang membayar gaji guru, tidak keluar," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (28/8/2020).

Untuk itu dikatakan Padmaningrum, bantuan untuk sekolah swasta sangat perlu diberikan.

"Tak bisa dipungkiri sekolah swasta ikut mencerdaskan bangsa, maka mereka juga berhak dibantu, apa lagi di tengah pandemi," terangnya.

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved