Pilkada Serentak 2020
PDIP Bongkar Bakal Calon Pasangan Bupati Wonogiri dan Klaten, Ini Alasannya
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengumumkan rekomendasi tahap keempat calon pasangan kepala daerah, Jumat (28/8/2020).
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM,SEMARANG - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengumumkan rekomendasi tahap keempat calon pasangan kepala daerah, Jumat (28/8/2020).
Di Jawa Tengah, empat bakal pasangan calon di empat kabupaten/kota diumumkan. Yakni, Klaten, Wonogiri, Kendal, dan Kota Magelang.
Kandidat pilkada di Klaten dan Wonogiri sebelumnya sudah diumumkan pada rekomendasi tahap pertama.
Namun, DPP PDIP mengubah komposisi pada bakal calon wakil bupati.
• Rekomendasi PDIP di Klaten Bakal Dibongkar, Calon Wakil Bupati Diganti Kader Partai Golkar
• Terus Digenjot, Pemkab Banyumas Masih Punya PR Perbaiki 92.660 Rumah Tidak Layak Huni
• BLT Subsidi Gaji Disalurkan Bertahap, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyumas Minta Pekerja Bersabar
Di Wonogiri, sebelumnya, rekomendasi diberikan pada pasangan petahana Joko Sutopo (Jekek)- Sriyono. Namun, pasangan bakal calon wakil bupati diganti Setyo Sukarno.
Setyo Sukarno merupakan Sekretaris DPC PDIP Wonogiri dan juga Ketua DPRD Wonogiri.
"Reposisi ini karena alasan kesehatan Pak Sriyono. Kami usulkan dan akhirnya disetujui DPP," kata JOko Sutopo.
Sejumlah partai, menurut Joko Sutopo, semisal Golkar dan PAN sudah merapat. PKS, saat ini tengah melakukan komunikasi intensif.
Diprediksi, pilkada Wonogiri hanya diikuti bakal pasangan calon dari petahana, atau pasangan tunggal.
Bongkar pasangan pasangan bakal calon pimpinan daerah juga dilakukan PDIP di pilkada Klaten.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, duet PDIP yang merupakan petahana bupati Sri Mulyani-Aris dibongkar.
• Oro-oro Kesongo Gabusan Blora Meletus, 4 Warga Keracunan dan Belasan Kerbau Hilang Tertimbun Lumpur
• Jika Sudah Siap Pakai, Harga Vaksin Sinovac Produksi Bio Farma Diperkirakan Rp 366.000-Rp 439.000
Bakal calon wakil bupati, Aris Prabowo digantikan Ketua DPD Golkar Klaten, Yoga Hardaya.
"Di Klaten, Golkar bergabung dengan PDIP. Jadi, nanti calon bupatinya PDIP, wakilnya Golkar," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jateng & DIY DPP Partai Golkar, Iqbal Wibisono, baru-baru ini.
Bergabungnya Golkar dan PDIP, artinya pasangan yang diusung merepresentasikan suara gemuk. PDIP dan Golkar merupakan partai dengan peroleh suara terbanyak pertama dan kedua di DPRD Klaten.
Selain Klaten dan Wonogiri, Jumat pagi, DPP PDIP juga mengeluarkan rekomendasi untuk pilkada Kendal dan Kota Magelang.
Untuk Kendal, nama yang diusung dari PDIP yakni Tino Indra Wardono-Mustamsikin. Sedangkan Kota Magelang yakni Aji Setyawan-Windarti Agustina. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bakal-calon-bupati-wonogiri-yang-juga-petahana-joko-sutopo-alias-jekek.jpg)