Berita Purbalingga
Tiap Akhir Pekan Pengunjung D'las Serang Purbalingga Dapat Sayuran Gratis
Pemerintah Desa Serang melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) memborong sayuran yang tak laku di jual di pasaran.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Akhir-akhir ini harga sayur dari petani cenderung turun.
Hal ini dirasakan para petani di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.
Murahnya harga sayuran tidak sebanding dengan penyerapan di pasaran.
Dampaknya, stok sayuran melimpah di desa tersebut.
• Apa Kabar Dieng Culture Festival? Rencana Digelar Secara Virtual, Tunggu Izin Bupati Banjarnegara
• Mayoritas Pelanggar Tidak Hafal Pancasila, 37 Warga Terjaring Razia Masker di Purbalingga
• Lulusan Keperawatan di Purwokerto Ini Tak Betah Nganggur, Wisnu Jambret Emak-emak di Purbalingga
• Satu Perangkat Kelurahan Kembaran Kulon di Purbalingga Terpapar Corona, Layanan Publik Tetap Jalan
Melihat kondisi itu, Pemerintah Desa Serang melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) memborong sayuran yang tak laku di jual di pasaran.
Sayuran itu dibagikan kepada wisatawan secara gratis di objek wisata D'las Serang.
"Pembagian sayur kami bermaksud ingin menyenangkan wisatawan."
"Agar ada nilai plus melalui oleh-oleh sayuran," ujar Kades Serang, Sugito kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (26/8/2020).
Sugito berkata, sayuran di desanya saat ini sedang melimpah dan tidak terlalu laku terjual di pasaran.
Sayuran itu harganya murah jika dijual di pasaran.
"Harganya saat ini lebih murah jika dibandingkan saat pandemi corona," ujar dia.
Menurut dia, sayuran tersebut dibeli oleh Bumdes dibagikan oleh wisatwan setiap akhir pekan.
Pihak desa setiap akhir pekan menyediakan 1 ton sayuran.
"Pas liburan empat hari minggu lalu kami sediakan 1 ton setiap harinya."
"Pengunjung hanya membayar tiket masuk tempat wisata Rp 5 ribu dan mendapatkan sayur gratis" ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sayur-gratis-purbalingga-2.jpg)