Breaking News:

Berita Tegal

Jumadi Sayangkan Masih Ada Usaha Kuliner Tidak Taat Pajak di Kota Tegal

Saat ini pemerintah kota sedang berupaya dalam memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak restoran.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Salah satu usaha kuliner yang taat pajak di Kota Tegal, Rabu (26/8/2020), terdapat x banner (belakang) bukti taat pajak dari Pemkot Tegal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, masih ada usaha kuliner tidak taat pajak di Kota Tegal.

Usaha kuliner itu bahkan Jumadi temukan di jantung kota, yaitu di sekitar kawasan Alun-alun Kota Tegal.

Ia menyayangkan, tidak adanya x banner bukti taat pajak yang didapat dari Pemkot Tegal.

Padahal menurutnya, tempat makan tersebut cukup terkenal dan ramai pengunjung.

RSUD Prembun Miliki Fasilitas Rawat Inap Pasien Gangguan Kejiwaan, Namanya Bangsal Jiwa Nusa Indah

TPID Diminta Cek Stok Komoditas Utama di Kota Tegal, Jumadi: Jangan Sampai Terjadi Inflasi

Tiap Akhir Pekan Pengunjung Dlas Serang Purbalingga Dapat Sayuran Gratis

Apa Kabar Dieng Culture Festival? Rencana Digelar Secara Virtual, Tunggu Izin Bupati Banjarnegara

"Ya kami melihat sendiri ada usaha makanan yang ramai, namun tidak memasang bukti pungutan pajak."

"Kami minta petugas dinas terkait untuk segera meninjau," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (26/8/2020).

Jumadi mengimbau, pemilik usaha kuliner dan restoran jangan hanya mementingkan omzet pribadi.

Namun juga harus mengindahkan pajaknya.

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah kota sedang berupaya dalam memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak restoran.

"Saat ini sudah banyak usaha restoran, kafe, maupun usaha kuliner lainnya."

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved