Berita Jawa Tengah
KPU Salatiga Siap Jika Pilkada Serentak Berikutnya Digelar 2022, Tapi Ini Permintaan Kepada DPRD
Sebagai langkah antisipasi apabila Pilkada benar dimajukan pada 2022, DPRD Kota Salatiga diharapkan menganggarkan pos khusus untuk kegiatan itu.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - KPU Kota Salatiga siap apabila Pilkada Serentak 2024 dimajukan pada 2022.
Sebelumnya, Komisi II DPR RI membuka kemungkinan Pilkada Serentak 2024 diselenggarakan dua tahun lagi atau 2022.
Wacana itu muncul setelah pembahasan RUU Pemilu hampir menyepakati perihal pembatalan pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) pada 2024.
• Masih Sepi Peminat di Jateng, Mendaftar Jadi Tim Pemantau Pilkada Serentak 2020
• Jelang Pendaftaran Calon dan Pencalonan Pilkada, KPU Kabupaten Semarang Buka Desk Pencalonan
• Kesadaran Pakai Masker Masih Rendah di Wilayah Pinggiran, Sejam Ada 65 Orang Terjaring di Semarang
• Banyak Sekolah Gelar KBM Tatap Muka Tapi Belum Lapor, Disdikbud Jateng Surati Dinas Pendidikan
Ketua KPU Kota Salatiga, Syaemuri Albab mengatakan, KPU Salatiga siap jika digelar pada 2022 ataupun 2024.
"Jika Pilkada Kota Salatiga diajukan dari jadwal yang direncanakan 2024 menjadi 2022 prinsipnya kami KPU siap melaksanakan,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (24/8/2020).
Menurut Syaemuri, sebagai langkah antisipasi apabila Pilkada benar dimajukan pada 2022, DPRD Kota Salatiga diharapkan menganggarkan pos khusus.
Yakni untuk pelaksanaan Pilkada agar ke depannya tidak kerepotan.
Dia menambahkan, terkait wacana Komisi II DPR RI tersebut telah dikomunikasikan dengan Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit.
Soal jadi atau tidaknya Pilkada di 2022 atau 2024 sangat tergantung aturan yang dibuat oleh DPR RI nantinya.
“Kami sudah menjalin komunikasi juga dengan DPRD, agar dimasukkan anggaran untuk Pilkada pada 2022."
"Ini sebagai antisipasi jika benar Pilkada Kota Salatiga dimajukan,” katanya.
Terpisah, Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit menyatakan, sesuai dengan ketentuan Undang-undang, pelaksanaan Pilkada Kota Salatiga adalah pada 2024.
Meskipun demikian, kata dia, apabila KPU Kota Salatiga mengusulkan anggaran sebagai persiapan jika diajukan pada 2022 akan dibahas bersama dengan Komisi A DPRD Kota Salatiga.
"Sementara kami masih menunggu perkembangan."
"Karena secara resmi DPRD belum mendapat pemberitahuan dari KPU terkait usulan pengajuan anggaran Pilkada 2022," ujarnya.
Tambahan informasi, masa pemerintahan Yuliyanto-Muh Haris akan berakhir pada Mei 2022.
Yuliyanto yang sudah dua kali memimpin Kota Salatiga dan dipastikan sudah tidak mencalonkan diri pada Pilkada berikutnya.
Sehingga diperkirakan akan muncul nama-nama baru di ajang Pilkada Kota Salatiga mendatang.
Sementara nama calon yang sudah santer terdengar ke permukaan adalah Muh Haris yang kini menjabat Wakil Walikota Salatiga dua periode. (M Nafiul Haris)
• Apresiasi Pemkab Banyumas, Polda Jateng Bantu Tegakkan Hukum Protokol Kesehatan
• Berikan Cashback Rp 300 Ribu, Ini Harga Terbaru Vivo V19
• Hoaks Uang Pangkal Rp 87 Miliar yang Viral di Twitter, Rektor Undip: Kami Bawa ke Ranah Hukum
• Satu Anggota Dewan Kembali Positif Corona, Bupati Banyumas: Klaster Perkantoran Ini Bisa Bertambah