Berita Semarang
Jalan Menuju Bundaran Bubakan Bakal Ditutup Tiga Bulan, Dishub: Secara Bertahap, Tidak Menyeluruh
Segmen I penataan Bundaran Bubakan Semarang akan mulai dikerjakan pada Sabtu (22/8/2020) dengan estimasi waktu sekira satu bulan.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Menunjang penataan kawasan Kota Lama, Bundaran Bubakan Semarang akan dilakukan penutupan selama tiga bulan.
Penutupan dimulai Sabtu (22/8/2020) hingga 22 November 2020.
Kabid Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, ada empat segmen pengerjaan di Bundaran Bubakan.
Pentupan jalan pun menyesuaikan jadwal pengerjaan segmen.
• Jelang Pendaftaran Calon dan Pencalonan Pilkada, KPU Kabupaten Semarang Buka Desk Pencalonan
• Ini Hasil Lengkap Rapat Virtual PSIS Semarang, Dragan: Skuad Mahesa Jenar Mulai Latihan 24 Agustus
• Dugaan Mahar Politik Partai Nasdem Belum Berakhir, Bawaslu Kabupaten Semarang Diminta Cek Rekening
"Penutupan tidak berbarengan seluruhnya ditutup."
"Tetapi yang dikerjakan segmen mana itu yang akan kami tutup," terang Danang kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/8/2020).
Danang menjelaskan, segmen I akan mulai dikerjakan pada Sabtu (22/8/2020) dengan estimasi waktu sekira satu bulan.
Pada segmen ini, rambu penutupan jalan akan ditempatkan di traffic light Pasar Johar arah Bundaran Bubakan Semarang.
Kendaraan dari arah MT Haryono yang hendak menuju ke Kota Lama atau Stasiun Tawang dialihkan ke Jalan Agus Salim-Suari-Sendowo-Kali Semarang.
Kendaraan dari arah Pasar Johar menuju Jalan Dr Cipto atau Citarum akan dialihkan ke Jalan Kali Semarang-Tawang-Cendrawasih-Bubakan-Pattimura
Sementara, kendaraan dari Jalan MT Haryono ke pelabuhan atau Demak dialihkan ke Jalan Patimura-Widoharjo-Raden Fatah.
Apabila pengerjaan segmen I rampung, sambung dia, akan dilanjutkan ke segmen II.
Dimana Jalan MT Haryono, Jalan Cendrawasih, dan Bundaran Bubakan yang akan dilakukan penutupan atau pembatasan.
Pada segmen III, penutupan atau pembatasan jalan hanya akan dilakukan di Jalan MT Haryono.
Sedangkan saat pengerjaan segmen IV, kendaraan dari Jalan MT Haryono yang menuju Jalan Citarum atau Jalan Dr Cipto akan diarahkan ke Bundaran Bubakan menuju Jalan Pattimura.
• Pendidikan Militer Masuk Kampus? Dewan Pendidikan Jateng: Jangan Sampai Dijadikan Alat Politik
• Brebes Sudah Mulai KBM Tatap Muka, Gubernur Jateng: Awas Jangan Sampai Ada Klaster Sekolah
• Gerebek Rumah Produksi Jamu Ilegal di Gentansari Cilacap, Dua Orang Digiring ke Polda Jateng
"Segmen I mulainya pada 22 Agustus 2020 kemudian dilanjutkan ke segmen II, dan seterusnya," tambahnya.
Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, Bundaran Bubakan akan menjadi museum menyusul ditemukannya artefak di bundaran tersebut.
Kemudian, untuk mendukung adanya museum, jalur di seputaran Bundaran akan dilakukan penataan.
"Ditutup karena jalan menuju museum akan diperbaiki agar tertata."
"Selama ini jalannya tinggi rendah. Semua akam disesuaikan," terang Ita.
Kepala Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BPK2L) tersebut menjelaskan, beberapa ruas jalan yang menuju Kawasan Bubakan akan ditutup.
Namun, penutupan tidak dilakukan penuh melainkan menerapkan sistem buka tutup.
"Sistemnya tidak tutup buka, tapi buka tutup."
"Bagaimanapun penutupan ini harus diberitahukan bahwa akan ada perbaikan."
"Kami juga akan sosialisasi kepada pertokoan yang ada di sana," paparnya.
Menurut Ita, tentu penutupan ini tidak akan merugikan para pemilik pertokoan yang ada di kawasan Bundaran Bubakan.
Justru, apabila tempat tersebut telah disulap menjadi museum dengan penataan jalan yang baik akan lebih bagus dan meningkatkan perekonomian kawasan Bubakan.
"Kalau sudah jadi perekonomian akan bagus."
"Apalagi nanti terintegrasi dengan Kampung Batik Semarang."
"Pengunjung bisa ke museum kemudian ke Kampung Batik," tambahnya.
Informasi yang dihimpun Tribunbanyumas.com, Rabu (19/8/2020), ada beberapa pengerjaan di seputaran Bundaran Bubakan.
Seperti bongkar pasang paving existing, pemasangan uditch, penimbunan pasir dan batu hingga pemadatan, dan pemasangan pasir baru.
Titik-titik jalan yang akan ditutup yaitu di traffic light Pasar Johar arah Bundaran Bubakan, Jalan MT Haryono, dan Jalan Cenderawasih Semarang. (Eka Yulianti Fajlin)
• PT KAI Daop V Purwokerto Kembali Tambah Jadwal Perjalanan Kereta Api, Ini Daftar Lengkapnya
• Ini Identitas Korban Tabrakan Beruntun di Sokaraja Banyumas, Dirawat di RSUD Margono Purwokerto
• MUI Banyumas: Rayakan 1 Muharram Secara Sederhana Saja, Warga Jangan Gelar Arak-arakan