Jumat, 15 Mei 2026

Teror Virus Corona

Gara-gara Terpapar Covid-19, Seorang Istri di Surabaya Hampir Diceraikan Suami

Pendamping pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Surabaya mengungkap beragam kasus penolakan mantan pasien Covid-19.

Tayang:
Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SURABAYA - Pendamping pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Surabaya mengungkap beragam kasus penolakan mantan pasien Covid-19. Dari dijauhi keluarga hingga hampir diceraikan oleh suami.

LS, seorang istri di Surabaya sempat dua kali dirawat di Rumah Sakit Lapangan Surabaya.

Saat pertama kali dinyatakan sembuh, suaminya masih belum menerimanya kembali ke rumah, bahkan suaminya mengancam akan menceraikannya.

"Saat itu, dia drop sehingga imunitasnya menurun dan kembali positif Covid-19," kata Ketua Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Rumah Sakit Lapangan Surabaya, Radian Jadit, saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2020).

Naik Rp 10 Ribu, Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini 19 Agustus 2020 Tembus Rp 1.094.000 Per Gram

Pemerintah Tetapkan 21 Agustus 2020 sebagai Cuti Bersama

Jadwal Acara TV Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2020. Ada Film Sniper: Ghost Shooter di Trans TV

Setelah kali kedua dirawat di Rumah Sakit Lapangan Surabaya selama tiga hari, LS kembali sembuh.

Dengan pendekatan komprehensif kepada keluaganya, ahirnya LS diterima kembali di tengah-tengah keluarganya.

"Sekarang, LS berada di rumah ibunya di Tulungagung, komunikasi dengan suaminya juga mulai cair dan bagus, ini soal komunikasi yang tidak lancar saja," terang dia.

LS adalah satu di antara pasien yang memiliki masalah sosial karena mengidap Covid-19.

Radian mengatakan, beberapa pasien juga ditolak kembali ke lingkungan sosialnya seperti keluarga dan tempat indekos atau kontrakan, meski sudah membawa surat keterangan sehat dari Rumah Sakit Lapangan Surabaya.

Radian menuturkan, ditolaknya pasien di lingkungan sosial itu karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang Covid-19.

"Tugas kami membuka komunikasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Covid-19," ujar dia.

Diresmikan, Laboratorium Riset Terpadu Milik Unsoed Purwokerto Siap Periksa Sampel Covid-19

Seluruh ASN Pemkot Semarang Kerja di Kantor Lagi, Masuk Pukul 07.00 WIB Pulang Pukul 15.15 WIB

Lagi, 8 Tenaga Kesehatan di Puskesmas Banyumas Dinyatakan Positif Covid-19

Hingga Senin (17/8/2020), jumlah kasus Covid-19 di Jawa Timur tercatat sebanyak 28.239 kasus.

Dari jumlah itu, jumlah pasien yang sembuh mencapai 21.255 pasien.

Jumlah pasien meninggal tercatat 2.037 pasien, sementara yang dirawat 4.947 pasien.

Surabaya masih menjadi penyumbang tertinggi sebanyak 10.774 kasus, disusul Sidoarjo dengan 4.237 kasus dan Gresik dengan 2.292 kasus. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Positif Covid-19, Istri di Surabaya Hampir Diceraikan Suami". 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved