Breaking News:

Ponpes di Banyumas Mulai Gelar Belajar Tatap Muka, Santri yang Baru Datang Wajib Karantina 14 Hari

Menurut Pengurus Pondok Pesantren Al-Ikhsan Muhammad Najib Syarif, pihaknya telah menggelar pembelajaran secara tatap muka, baik diniah maupun bahasa.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Proses belajar mengajar tatap muka di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ikhsan Beji, Kedungbanteng, Banyumas yang menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan, Kamis (13/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Proses pembelajaran tatap muka sudah mulai diterapkan di beberapa pondok pesantren di Banyumas, satu di antaranya di Pondok Pesantren Al-Ikhsan, Beji, Kedungbanteng, Banyumas.

Kepala Kantor Kemenag Banyumas Akhsin Aedi membenarkan jika sebagian santri sudah mulai masuk pondok pesantren.

Menurut Pengurus Pondok Pesantren Al-Ikhsan Muhammad Najib Syarif, pihaknya telah menggelar pembelajaran secara tatap muka, baik diniah maupun kegiatan bahasa.

Akan tetapi, ada pengurangan mata pelajaran guna mengurangi tingkat kejenuhan santri.

687 Pendonor Darah Sukarela di Banyumas Dapat Penghargaan dari Bupati Achmad Husein

Pemakaman Staf KPU Asal Banyumas yang Tewas di Papua, Ibu: Maafkan Mama Tidak Bisa Jaga Henry

Benang Layangan Nyangkut di Kabel PLN, Listrik di Wonogiri Mati 3,5 Jam

Kedapatan Menarikan Lagu Milik Boyband BTS, Tiga Tentara Korea Utara Dihukum

Pembelajaran sudah dimulai sejak Selasa (15/7/2020), bagi santra lama dan Senin (10/8/2020), bagi santri baru.

"Santri dilarang keluar area pesantren. Apabila ada yang melanggar, akan dipulangkan, untuk menjaga area pesantren tetap steril," kata Najib saat ditemui di ponpes setempat, Kamis (13/8/2020).

"Untuk meningkatkan imun, kami mengadakan kegiatan senam dan mewajibkan santri membawa vitamin. Juga, mengadakan nonton film sepekan sekali untuk mengurangi kejenuhan," imbuhnya.

Najid mengatakan, pihak pesantren juga melarang pinjam-meminjam barang pribadi antarsantri, di antaranya handuk, piring, juga sendok.

"Kemarin, pesantren bekerja sama dengan Puskesmas Kedungbanteng mengadakan rapid test bagi seluruh santri dan hasilnya, alhamdulillah nonreaktif semua," katanya.

Namun demikian, untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi para santri, kiai, ustaz, dan pengurus, setiap pesantren di bawah naungan Kemenag Banyumas akan disemprot disinfektan.

Resep Mi Celor, Makanan Asal Palembang yang Pas untuk Sarapan

Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik IDI Bali, Jerinx Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Empat Pekerja Tewas Tertimpa Tiang Penyangga Tower SUTET

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved