Berita Banyumas
687 Pendonor Darah Sukarela di Banyumas Dapat Penghargaan dari Bupati Achmad Husein
Sebanyak 687 orang pendonor darah sukarela 25 kali di Kabupaten Banyumas, memperoleh tanda penghargaan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 687 orang pendonor darah sukarela 25 kali di Kabupaten Banyumas, memperoleh tanda penghargaan.
Selain pendonor, kelompok donor darah yang aktif di masa pandemi corona juga menerima penghargaan yang sama.
Penyerahan penghargaan dilakukan secara simbolik oleh Bupati Banyumas Achmad Husein kepada perwakilan penerima, Kamis (13/8/2020), di Pendapa Sipanji Purwokerto.
Dalam sambutannya, Bupati Banyumas mengaku bangga kepada para sukarelawan kemanusiaan yang sedikitnya telah mendonorkan darahnya sedikitnya 25 kali.
• Pemakaman Staf KPU Asal Banyumas yang Tewas di Papua, Ibu: Maafkan Mama Tidak Bisa Jaga Henry
• Siapkan Payung, Purbalingga dan Banjarnegara Diperkirakan Hujan Hari Ini
• Benang Layangan Nyangkut di Kabel PLN, Listrik di Wonogiri Mati 3,5 Jam
• Resep Mi Celor, Makanan Asal Palembang yang Pas untuk Sarapan
Bahkan, Achmad Husein menyebut, pendonor darah tersebut setingkat dengan malaikat karena bisa menghentikan kematian seseorang, berkat darah yang didonorkan.
"Bapak, Ibu, ibarat malaikat. Ucapan terima kasih tidaklah sebanding dengan pengorbanan yang diberikan. Namun demikian, saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya dan penghargaan setinggi-tingginya karena darah yang telah diberikan, mempunyai manfaat yang tak ternilai karena telah dapat menyelamatkan jiwa manusia," ucap bupati kepada sukarelawan.
Ketua PMI Kabupaten Banyumas Dibyo Yuwono mengatakan, penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi PMI kepada relawan kemanusiaan yang selama ini setia mendonorkan darahnya.
"Lewat penghargaan ini diharapkan bisa memacu masyarakat lain untuk lebih giat berdonor darah. Bagi pendonor darah 25 kali ini, diharapkan bisa donor sampai 50, 75, bahkan 100 kali," katanya.
Dibyo menambahkan, pendonor darah di Banyumas terus bertambah dan merupakan yang terbesar di Jawa Tengah.
Hal ini terlihat dari jumlah pendonor darah yang menerima penghargaan, terus meningkat.
Pada tahun 2018, penerima penghargaan 25 kali sebanyak 343 orang sementara tahun 2019 sebanyak 476 orang. Dan tahun ini, jumlah penerima penghargaan mencapai 687 orang.
"Patut kita syukuri bahwa pendonor di Banyumas, baik dan terus bertambah. Karena pandemi para pendonor darah tidak bisa kami undang seluruhnya namun tetap kami beri penghargaan, termasuk enam kelompok dnor darah yang aktif dan perolehannya stabil, bahkan meningkat," imbuhnya.
• Foto Bareng Ryuji Utomo Dkk, Bek Sayap Kanan PSIS Semarang Pratama Arhan Alief Gabung Timnas Senior?
• Tersedia Layanan Call Center 112 di Batang, Warga Bisa Hubungi Saat Ada Keadaan Darurat
• Sebagian Sekolah di Purbalingga Curi Start Gelar Pembelajaran di Kelas, Contoh di SDN 01 Gunungwuled
Menurutnya, saat ini, terdapat 486 kelompok donor darah di Kabupaten Banyumas.
Namun, rata-rata, perolehan darahnya sangat turun hingga 60 persen.
"Kami tetap bersyukur ada kelompok yang melakukan donor darah massal sehingga bisa menutupi kebutuhan darah di Banyumas, semisal Polres Banyumas, Paguyuban Driver Online D’Semar, Puhua, Kelompok Sablon Ajibarang dan lainya," jelasnya.
Wawan, Ketua Umum Paguyuban Driver Online D’Semar mengatakan bahwa selama pandemi corona, pihaknya dua kali menggelar donor darah yang berhasil mengumpulkan seratusan pendonor darah.
"Alhamdulillah, kami mendapat penghargan ini," ucapnya. (jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/penghargaan-kepada-pendonor-darah-25-kali-di-banyumas.jpg)