Breaking News:

Berita Jateng

Diperkirakan Seribu Lebih Orang dengan Gangguan Jiwa di Jateng Masih Terpasung

Masih ada seribu lebih orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jawa Tengah yang masih dalam kondisi terbelenggu.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Sejumlah perawat RS Islam Banjarnegara tengah dipersiapkan menjadi perawat jiwa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Masih ada seribu lebih orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Jawa Tengah yang masih dalam kondisi terbelenggu.

Mereka tersebar di seluruh wilayah di Jateng.

Ini menyerupai fenomena gunung es karena yang terlihat hanya di bagian permukaan saja.

Hakl itu disampaikan Anita Mayasari Ns, Perawat Klinik Jiwa Tumbuh Kembang Anak RSJD dr Amino Gondo Hutomo Jawa Tengah.

Berminat Beli Mobil Sitaan Negara? Siapkan Uang Minimal Rp 25 Juta dan Uang Jaminan Rp 12,5 Juta

Ganjar Minta Lomba Perayaan HUT RI Digelar Secara Virtual: Agar Tak Ada Klaster Baru

Kwarran Somagede Banyumas Laksanakan Sosialisasi Sensus Gugus Depan

Ia mengatakan, data itu bisa dipertanggungjawabkan.

Anita mengatakan, secara resmi data yang dikeluarkan oleh Dinkes Provinsi Jateng pada September 2019, hanya terdapat 511 orang yang dipasung.

"Kalau Dinkes menyebutnya 511 orang, tapi data lain lebih dari seribu orang," terangnya saat menjadi pembicara dalam pelatihan asuhan perawat jiwa di RSI Banjarnegara, beberapa waktu lalu Jumat (7/8).

Ini menjadi masalah serius tentunya.

Fenomena pemasungan terjadi karena ketidaktahuan masyarakat.

Sehingga menurutnya tim medis harus turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved