Berita Jawa Tengah

Zona Kuning Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Komisi E DPRD Jateng: Pemerintah Jangan Gegabah

Politikus Gerindra ini berkata, tidak hanya orangtua dan warga yang memiliki penyakit penyerta yang rentan terpapar virus serta berakibat fatal.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto (tengah) menjadi pembicara dalam talkshow pendidikan di masa pandemi, Senin (10/8/2020). 

"Pembelajaran daring memang tak efektif jika dibandingkan pembelajaran tatap muka antara guru dan murid."

"Namun, pembelajaran tatap muka masih membahayakan siswa untuk saat ini," ucapnya.

Pembelajaran tatap muka, lanjutnya, bisa saja dilakukan dengan catatan.

Yakni angka kasus Covid-19 menurun atau setidaknya tak mengalami lonjakan.

Karena itu, ia menilai pembelajaran harus tetap dilakukan daring namun dengan pembenahan.

Misalnya, dari sisi pembelajaran, supaya ada perencanaan atau petunjuk pelaksanaan agar pembelajaran daring menarik dan lebih baik.

Lalu, terkait infrastruktur yang banyak dikeluhkan siswa, yakni gawai dan kuota internet, ia mengusulkan agar dana BOS digunakan untuk pengadaan perlengkapan tersebut.

Lantaran gawai dan kuota internet masuk dalam sarana-prasarana belajar siswa.

"Konten harus lebih kreatif dan menarik."

'Guru juga harus diberikan kemampuan itu."

"Fokusnya terlebih dahulu pada konten yang lebih baik," Wakil Ketua Gerindra Jateng itu menambahkan. (Mamduh Adi)

Jalan Rusak Parah, Mobil Rombongan Bupati Banjarnegara Harus Kandas Lintasi Jalur Ekstrem Simego

Jalan Brobahan Kranji Purwokerto Masih Ditutup, Lockdown Sementara Berlaku 14 Hari

Emak-emak Histeris dan Nyaris Pingsan, Diduga Malu Terjaring Razia Masker Satpol PP Kota Semarang

Pengurus RT Gotong Royong Sediakan Fasilitas Wifi Gratis, Bantu Anak Belajar Online di Batang

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved