Berita Viral
Viral Mi Ayam Rp 5 Ribu di Yogyakarta, Justru Bisa Buka Cabang saat Pandemi
Gatot Prayitno (40) warga membuka warung mi ayam dan bakso seharga Rp 5.000 di Jalan Bugisan Selatan No 48, Kota Yogyakarta.
Kemarin saja parkirnya sampai di depan tetangga sana," ungkapnya.
Gatot bercerita ia pertama kali berjualan mi ayam di sebuah kampung di Solo, Jawa Tengah.
Kala itu jualan Gatot tak begitu ramai. Ia kemudian memutuskan pindah ke Yogyakarta dan berjualan mi ayam di sekitar GOR Amongrogo.
Gatot kemudian pindah berjualan di Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan dan menjual satu mangkok mi ayam dengan harga Rp 4.000.
"Dulu di depan Pasar Klitikan, Pakuncen. Dulu malah harganya masih Rp 4.000, tapi dulu sudah lama, ya banyak pelanggan saya waktu itu," ungkapnya.
Terakhir dia pindah ke Jalan Goden Kilometer 4.
Di lokasi itu, ia menaikan harga Rp 6.000 per porsi hingga akhirnya harus tutup karena pandemi.
"Awal pandemi itu saya tutup dua bulan, ya hanya di rumah saja, tidak ada kerjaan," kata dia.
Setelah kembali berjualan, Gatot bisa membuka cabang kedua di Jalan Bugisan.
Menurut Gatot sebagian besar pelanggannya berasal dari Yogyakarta.
Namun tak jarang ada pelanggan dari luar daerah.
• Hujan Badai, Pesawat Jatuh dan Terbagi Dua, 18 Orang Meninggal
• PT Liga Enggan Menanggung Akomodasi PSIS Jika Bermarkas di Yogyakarta, Mahesa Jenar Tetap di Citarum
• Jajal Olahraga Paralayang di Bukit Watu Kumpul, Bupati Banyumas: Bikin Nagih
"Yang dari jauh-jauh banyak, tadi pagi malah ada yang dari Padang, kebetulan baru di Yogya. Dia itu lihat di Instagram, terus mencari ke sini, datang ke sini sekitar jam 8 pagi," kata dia.
Untuk menarik pelanggan, Gatot menyediakan paket spesial, salah satunya yaitu pembeli pertama dan terakhir akan mendapatkan bonus ekstra pangsit.
Selain itu pelanggan yang berulang tahun juga diberikan satu mangkok mi ayam gratis.
"Yang ulang tahun datang ke sini saya gratiskan makan mi ayam bakso dan es teh. Ke sini menunjukkan KTP saja," pungkasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Turunkan Harga Jadi Rp 5.000 Per Porsi Saat Pandemi, Mi Ayam di Yogyakarta Laku 300 Mangkuk Per Hari"