Berita Semarang

Kecelakaan Selama Operasi Patuh Candi di Kota Semarang Menurun

Kecalakaan lalu lintas yang terjadi selama Operasi Patuh Candi 2020 di Kota Semarang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS/Ist
Polisi mengevakuasi kecelakaan di kawasan Gedanganak, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Selasa (21/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kecalakaan lalu lintas yang terjadi selama Operasi Patuh Candi 2020 di Kota Semarang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Penurunannya sebanyak 5 persen.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, selama operasi kali ini terjadi 21 kali kejadian kecelakaan.

Sementara pada operasi tahun sebelumnya terjadi 22 kali kejadian kecelakaan.

Ada Kasus Positif Covid-19, Jalan Brobahan Purwokerto di Lock Down dan Disemprot Disinfektan

Semangat Difabel Berjualan Bendera, Meski Pernah Kena Tipu Pembelinya

Kera Dewasa Resahkan Warga Sampangan Dievakuasi Damkar

Misteri 8 Tangga Kuno Menuju Candi Arjuna Dieng, Baru Ditemukan Dua

"Artinya ada penurunan sebanyak 5 persen," ujar Ardi, Jumat (7/8/2020).

Kemudian, untuk korban jiwa juga mengalami penurunan jumlah. Ada satu korban jiwa pada operasi kali ini, sedangkan pada tahun sebelumnya terdapat dua korban jiwa.

"Korban luka berat ini nihil. Korban luka ringan menurun, tahun sebelumnya 25 korban, sekarang 24 korban," kata dia.

Ardi melanjutkan, dari data di atas, operasi patih dinilai mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Sementara, untuk pelanggar yang ditilang selama operasi yakni sebanyak 916 pelanggar.

Kemudian sanksi teguran juga diberikan bagi pengendara sebanyak 2.104 kali.

Ketua KPU Gianyar Bali Positif Covid-19, Awalnya Kena DBD

7 Orang Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul, 2 Ditemukan Tewas

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, Jalani Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

Isu Mahar Partai Nasdem di Pilkada Kabupaten Semarang, Ali Mansyur Bakal Ambil Langkah Hukum

Dalam operasi kali ini, selain melakukan tindakan tegas bagi pelanggar lalu lintas, pihaknya juga mengawal jalannya protokol kesehatan. Utamanya bagi para pengendara.

"Pada operasi kali ini kami juga melakukan kampanye protokol kesehatan dalam mendukung adaptasi kebiasaan baru bagi masyarakat Kota Semarang," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved