Breaking News:

Berita Jateng

Toko Mebel Tunggal Jaya Rembang Terbakar, 11 Jam Api Belum Berhasil Dipadamkan

Kebakaran melanda tiga bangunan toko mebel Tunggal Jaya yang berada di Jalan Kartini Kecamatan Rembang, Rabu (5/8/2020) siang.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Ist
Petugas pemadam berusaha menjinakkan api yang membakar Toko Mebel Tunggal Jaya di Jalan Kartini Rembang, Rabu (5/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, REMBANG - Kebakaran melanda tiga bangunan toko mebel Tunggal Jaya yang berada di Jalan Kartini Kecamatan Rembang, Rabu (5/8/2020) siang. Api belum juga bisa dijinakkan hingga 11 jam upaya pemadaman.

Tiga toko yang terbakar tersebut menjual aneka perabotan (mebel) dan peralatan elektronik. Bangunan seluas sekitar seribu meter persegi tersebut terbakar berikut isinya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang, Waluyo, menjelaskan bahwa tim Damkar Satpol PP Rembang mengerahkan sebanyak tiga unit damkar. Karena api terus membesar, diterjunkan pula damkar dari Semen Gresik dan KM Jaya.

"Tiga damkar milik kami diterjunkan, dibantu tiga mobil pemasok air. Ketika api makin membesar, armada damkar dari Semen Gresik dari KM Jaya juga didatangkan," kata Waluyo.

Berencana Menabung? Berikut Lima Bank yang Menawarkan Bunga Deposito Tinggi

Inpres Terbit, Tempat Usaha yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan Bakal Ditutup Sementara

Wow, Naik Rp 21.000, Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 6 Agustus 2020 Capai Rp 1.077.000/Gram

Ia menyebut, kondisi cuaca panas ditambah tiupan angin kencang membuat api cukup sulit dipadamkan. Selain itu, di lokasi kejadian, bangunan berdempetan dan berada di jalan protokol.

Kapolsek Rembang kota AKP Didik menyebut, terkait dugaan penyebab kebakaran, pihaknya masih dalam proses pengumpulan data di lapangan.

Hingga pukul 23.00 WIB atau sekira 11 jam sejak api pertama kali muncul, kobaran api masih belum dapat dipadamkan.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto mengatakan, petugas gabungan masih terus berusaha memadamkan api di lokasi kejadian.

Pada pukul 21.00, api sempat membesar sekira 30 menit. Namun, kobaran api kembali mengecil lantaran petugas terus menyemprotkan api di titik tersebut.

"Proses pemadaman masih terus berlanjut. Kami sistemnya memback up dari sisi petugas. Masih ada api yang membara, semoga segera bisa teratasi," ujar dia, Rabu tengah malam.

3000 Warga Kehilangan Rumah Akibat Ledakan di Beirut Lebanon, Krisis Gandum Mengancam

Cek Plat Nomor Kendaraan Ini, Barang Bukti Tindak Kejahatan di Kota Tegal, Begini Cara Mengambilnya

Sarpani, satu di antara petugas pemadam menjelaskan, hingga tengah malam, telah tujuh unit mobil damkar yang dikerahkan untuk memadamkan api.

"Dari kami sendiri ada tiga unit. Lalu ada bantuan armada dari Garudafood Pati dan Pemkab Pati, Semen Gresik, serta PLTU. Berdasarkan informasi, Damkar dari PT Djarum Kudus juga sedang meluncur kemari," kata dia.

Ia menyebut, barang dagangan di toko ini semuanya bermaterial yang mudah terbakar. Sehingga, api sangat sulit dipadamkan. (mzk)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved