Breaking News:

Berita Nasional

Jokowi Heran Indonesia Punya 30 Bandara Internasional: Apa Perlu Sebanyak Ini?

Jokowi Heran Indonesia Punya 30 Bandara Internasional: Apa Perlu Sebanyak Ini? menurut Presiden tak ada negara lain yang mempunyai sebanyak itu

Istimewa
Presiden Jokowi mempertanyakan banykanya bandara internasional di Indonesia. Kini, di Indoneisa terdapat 30 bandara dengan status internasional. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Republik Indonesia (RI) saat ini memiiki 30 bandar udara (bandara) internasional.

Presiden Jokowi heran dan mempertanyakan banyaknya bandara di Indonesia yang berstatus sebagai bandara internasional.

Menurut Presiden Joko 'Jokowi' Widodo, perlu dikaji ulang banyaknya bandara berstatus bandara internasional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Curhat Anji Setelah Unggah Konten Obat Covid-19 Hadi Pranoto, Dijauhi Teman dan Diputus Kontrak

Tangis Mbah Tun Pecah di PTUN Semarang, Nenek Buta Huruf Korban Penipuan Menangkan Gugatan

PSI Diiming-imingi Rp1 Miliar untuk Usung Purnomo, Tantang Gibran di Pilwakot Solo: Kami Istikamah

Simak, Ini Syarat Karyawan Swasta yang Berhak Dapat Bantuan Pemerintah Rp600.000 Per Bulan

"Ini agar kita lihat lagi. Saat ini terdapat 30 bandara internasional, apakah diperlukan sebanyak ini?" kata Jokowi dalam rapat terbatas 'Penggabungan BUMN di Sektor Aviasi dan Pariwisata' di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Presiden Jokowi melihat negara-negara lain tidak ada yang memiliki bandara internasional sebanyak Indonesia.

Selain itu, 90 persen lalu lintas penerbangan saat ini justru hanya terfokus di empat bandara internasional saja.

"Artinya kuncinya ada di empat Bandara ini, di Soekarno-Hatta di Jakarta, Ngurah Rai di Bali, Juanda di Jawa Timur dan Kualanamu di Sumatera Utara," ujar dia.

Lebih jauh, Presiden Jokowi menilai hanya ada delapan bandara yang berpotensi menjadi hub dan superhub.

Potensi itu dilihat berdasarkan pembagian fungsi sesuai dengan letak geografis dan juga karakteristik wilayah.

"Kita harus berani menentukan bandara yang berpotensi menjadi international hub dengan pembagian fungsi sesuai dengan letak geografis, juga karakteristik wilayahnya," ujar Presiden Jokowi.

"Saya mencatat delapan bandara internasional yang berpotensi menjadi hub dan super hub."

"Kembali lagi Ngurah Rai, Soekarno Hatta, Kualanamu, Yogyakarta, Balikpapan, Hasanuddin (Sulawesi Selatan), Samratulangi (Sulawesi Utara) dan Juanda di Surabaya," lanjut dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul RI Punya 30 Bandara Internasional, Jokowi: Apa Perlu Sebanyak Ini?

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Pelaku UMKM Bisa Jual Produk di Toko Modern, Bersama Pemkab Purbalingga Bikin Program Tuka-Tuku

Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Sudah Diterapkan, Disdikbud Batang Bakal Evaluasi Tiap Pekan

Modus Tanya Alamat, Residivis Ini Jambret Handphone di Semarang, Tak Butuh Sehari Sudah Tertangkap

Editor: yayan isro roziki
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved