Berita Jawa Tengah
Gubernur Ganjar Pranowo Jadikan APBD 2021 Sebagai Tendangan Guna Pulihkan Ekonomi Jateng
Rancangan APBD 2021 Jawa Tengah yakni pendapatan daerah Rp 26,57 triliun dan belanja daerah Rp 26,92 triliun sehingga defisit Rp 350 miliar.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
Menurutnya, minimal perekonomian positif, tidak minus.
"Kuartal satu dan dua (perekonomian) buruk, negatif."
"Ketiga kami tendang, minimal tetap positif."
"Ada target yang kami upayakan dan terobosan- terobosannya," ucap Gubernur.
RAPBD 2021 juga disiapkan menjadi 'tendangan' untuk perekonomian Jawa Tengah melesat.
Karena itu, Ganjar berharap pembahasan di tingkat DPRD bisa cepat karena dewan sudah memiliki terobosan dan formula agar pembahasan bisa dilakukan di awal.
"Tidak bertele-tele dan kesepakatan juga tidak lepas."
"Jika di tengah jalan muncul hal yang baru itu yang sulit," ujarnya.
Secara ringkas, rancangan APBD 2021 Jawa Tengah yakni pendapatan daerah Rp 26,57 triliun dan belanja daerah Rp 26,92 triliun sehingga defisit Rp 350 miliar.
Untuk pembiayaan daerah meliputi penerimaan pembiayaa Rp 620 miliar dan pengeluaraan pembiayaan Rp 270 miliar sehingga pembiayaan netto menjadi Rp 350 miliar.
Dari angka defisit dan pembiayaan netto itu, angka sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) menjadi nihil. (Mamduh Adi)
• Keinginan Mbah Daryi Akhirnya Terlaksana, Tujuh Bulan Rawat Kambing Biar Bisa Berkurban
• Kalau Ganti Meteran Listrik yang Rusak, Bayar atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap PLN
• Sapi Milik Rudin Laku Rp 110 Juta, Berkah Peternak Jelang Hari Raya Iduladha di Banjarnegara
• Kisah Aisyah Lumpuh Sejak Usia 4 Bulan, Hanya Berbaring di Kamar, Kulitnya Juga Mulai Mengelupas