Berita Tegal
Besok Kamis, Relawan Mandiri Covid-19 Kota Tegal Dilantik Dedy Yon
Relawan mandiri Covid-19 rencananya akan dilantik oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, pada Kamis (30/7/2020).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, sebanyak 2.000 warga siap dilantik sebagai relawan mandiri Covid-19 Kota Tegal.
Hal itu Jumadi sampaikan seusai Rapat Persiapan Pelantikan Relawan Mandiri Covid-19 di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Selasa (28/7/2020).
Jumadi terkejut dengan antusias masyarakat untuk menjadi relawan mandiri Covid-19.
• Pesan Dedy Yon Kepada Peserta Latihan Paskibra: Jangan Jemawa Meski Kota Tegal Zona Hijau
• Berlaku Mulai 30 Juli, Tim Relawan Mandiri Covid-19 Ambil Alih Tugas Gugus Tugas Kota Tegal
• Proyek TPA Bokong Semar Kota Tegal Mandek Lagi, Kali Ini Akibat Dampak Pandemi Covid-19
Ia menilai, bahu membahu masyarakat akan mempertahankan status zona hijau Kota Tegal, sangat tinggi.
"Kami melihat mereka antusias."
"Bayangkan, ada 2.000 orang calon relawan mandiri Covid-19 yang hadir," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (29/7/2020).
Jumadi mengatakan, relawan mandiri Covid-19 rencananya akan dilantik oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, pada Kamis (30/7/2020).
Menurutnya, relawan mandiri Covid-19 terdiri dari semua elemen masyarakat.
Dari perusahaan, perbankan, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, pramuka, hingga hotel.
Mengenai pembubaran gugus tugas, menurut Jumadi, pihaknya masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.
Sementara untuk relawan mandiri Covid-19 tetap akan dilantik mesti tidak ada pembubaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
"Gugus tugas ada ataupun dibubarkan, relawan tetap penting. Ini tetap dijalankan," jelasnya.
• Positivity Rate Covid-19 Banyumas Lebih Rendah Dibanding Standar WHO
• Dua Anak Kandungnya Dicabuli Sejak 2019, Terbongkar Saat Gadis Asal Purwokerto Ini Izin Mau Kuliah
• Ditemukan 1.430 Data Pemilih Potensi Bermasalah di Purbalingga, Bawaslu: Itu Selama Proses Coklit
Sempat Batal Dibubarkan Karena Belum Siap
Sebelumnya, Pemkot Tegal sempat membatalkan rencana pembubaran Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal.
Mulanya, Tim Gugus Tugas Covid-19 akan dibubarkan pada Selasa (30/6/2020).
Kemudian digantikan dengan Relawan Covid-19 yang rencananya akan diketuai oleh Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi.
Namun rencana itu semua dibatalkan oleh Pemkot Tegal.
Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, pembubaran gugus tugas dibatalkan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Ia mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan melihat persiapan para relawan Covid-19.
Jika dari pengamatan satu bulan ke depan siap, maka akhir Juli 2020 gugus tugas akan digantikan dengan relawan Covid-19.
"Kenapa? Karena saya harus melihat terlebih dahulu kesiapan relawan."
"Seperti hari ini, saya undang pengusaha, LSM, dan organisasi masyarakat, untuk kesiapan sinergi dan kolaborasi," kata Jumadi kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (30/6/2020).
Jumadi mengatakan, pihaknya optimis dengan pembentukan relawan Covid-19 yang melibatkan unsur-unsur masyarakat.
Dia menilai, hal paling penting dalam penanganan Covid-19 adalah partisipasi dari masyarakat, pengusaha, serta LSM dan organisasi masyarakat.
"Kami optimis melihat kondisi seperti ini, bisa saling bersinergi."
"Karena yang paling penting adalah partisipasi masyarakat," ungkapnya. (Fajar Bahruddin Achmad)
• Rumah Guru Wiyata Terbakar di Purbalingga, Lupa Matikan Kompor, Sedang Mengajar Sistem Daring
• Pejabat Pemkab Purbalingga Jalani Tes Swab, Suroto: Saya Tidak Takut Jika Hasilnya Positif
• Layanan Kependudukan Makin Cepat dan Akurat di Banjarnegara, Kelurahan Mulai Pakai Aplikasi Sisdes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/jelang-lantik-relawan-covid-19-kota-tegal.jpg)