Berita Kebumen

Cemburu Dengar Pengakuan Perselingkuhan Istri, Pria di Kebumen Ini Bacok Tetangga

Seorang warga Argopeni, Kecamatan Ayah, Kebumen, berinisial OB, membacok tetangganya, Tarno, lantaran cemburu.

TRIBUNBANYUMAS/Ist
Polisi menunjukkan barang bukti pembacokan di Kecamatan Ayah, Kebumen, di Mapolres Kebumen, Jumat (24/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Banyumas, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNBANYUMAS.KEBUMEN - Seorang warga Argopeni, Kecamatan Ayah, Kebumen, berinisial OB, membacok tetangganya, Tarno, hingga mengalami luka serius akibat kabar perselingkuhan dengan sang istri.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menuturkan, kejadian itu membuat Tarno mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya karena sabetan senjata tajam.

Pembacokan terjadi pada Senin (20/7/2020) sekitar pukul 15.30 WIB, di dekat tempat pencucian sepeda motor di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah.

"Penganiayaan telah direncanakan tersangka sejak pagi hari. Tersangka membeli golok di pasar," ungkap Rudy dalam siaran pers, Jumat (24/7/2020).

Menurutnya, golok itu disembunyikan OB dibalik jaket sambil mencari Tarno.

"Saat pembacokan itu, sejumlah warga berusaha melerai dan berteriak. Sebagian warga yang lain melaporkan ke Polsek Ayah," tuturnya.

Kata Kapolres, tersangka panik dan gagang golok terlepas. Tersangka berusaha kabur mengendarai sepeda motor.

Melihat OB kabur, warga mengejar dan menghajarnya saat tertangkap.

"Beruntung, saat dihakimi warga, tak lama kemudian anggota Polsek Ayah tiba di lokasi. Tersangka segera dievakuasi dari amuk warga," ujarnya.

Dihadapan Polisi, OB mengaku sudah sejak lama mendengar dari para tetangganya jika sang istri bermain belakang dengan Tarno.

Kabar itu tidak begitu dihiraukan karena dia tidak pernah melihat secara langsung.

Namun, pada suatu hari, OB menanyakan hal tersebut kepada sang istri dan sang istri mengaku sedang dekat dengan Tarno.

Tak hanya cemburu, OB menganiaya Tarno karena merasa dilecehkan. Apalagi, sang istri mengakui pernah berhubungan badan dengan Tarno.

"Istri saya kemarin saat di Polsek juga sudah mengaku bahwa sempat berhubungan badan dengan korban," ujar OB.

Penyidik bakal menjerat OB dengan Pasal 351 ayat (2) KUH Pidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Ancaman hukumannya, penjara paling lama lima tahun. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved