Berita Regional

Pemilik Warung Kopi Ditangkap Polisi Karena Jual Karyawan Wanita ke Pengunjung

Seorang pemilik warung kopi ditangkap polisi di Pontianak karena menjual karyawannya yang masih gadis kepada pengunjung warung.

Editor: Rival Almanaf
independent.co.uk
Ilustrasi prostitusi online. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang pemilik warung kopi ditangkap polisi di Pontianak karena menjual karyawannya yang masih gadis kepada pengunjung.

Prakitik prostitusi tersebut diungkap aparat kepolisian setelah ada laporan dari ayah korban.

Dalam perkara tersebut, seorang perempuan paruh baya berinisial MR, pemilik warung kopi, ditangkap karena mempekerjakan dan menjual seorang gadis remana berusia 15 tahun.

“Saat ini, MR sudah ditangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin melalui Kasat Reskrim Kompol Rully Robinson, Sabtu (18/7/2020).

Soal Piala, Bek Real Madrid Varane Jauh Melampaui Bek Liverpool Virgil van Dijk

Kurangi Risiko Fatalitas Kecelakaan Tabrak Belakang, Truk di Banyumas Dipasangi Perisai Kolong

Tak Sanggup Lunasi Hutang, Suami Serahkan Istrinya untuk Disetubuhi

Lupa Tempat Memarkir Motor Karena Mabuk, Seorang Mahasiswi Justru Buat Laporan Pembegalan

Rully menjelaskan, kasus itu terungkap setelah kepolisian menerima laporan ayah korban, pada Kamis (16/7/2020).

Menurut Rully, kasus yang menimpa korban terjadi 2019 lalu.

Saat itu, korban berusia 15 tahun.

Dari laporan tersebut, polisi segera bergerak melakukan penyelidikan.

“Saat cukup bukti, MR akhirnya kami tangkap,” ucap Rully.

Pelaku MR ditangkap tanpa perlawanan. Saat diperiksa penyidik, dia juga mengakui perbuatannya telah mempekerjakan dan menjual korban kepada pelanggan di warung kopinya.

“MR mengakui perbuatannya. Dia membenarkan telah menawarkan korban kepada laki-laki yang tidak dikenal yang singgah di warung kopinya,” ungkap Rully.

Layang-layang Jadi Tren Setelah Sepeda di Tegal, Orang Dewasa Cari Jenis Hantu

Marc Marquez Ungkap Kendala yang Buat Ia Terjatuh Dalam Latihan Bebas Jelang Pembukaan MotoGP

Konsultasi ke Dukun Soal Masalah Rumah Tangga, Seorang Ibu Justru Dapati Anaknya Dicabuli

Tanda Tubuh Harus Istirahat Saat Bersepeda atau Olahraga, Jika Dilanjutkan Bisa Sebabkan Kematian

Rully menegaskan, atas perbuatannya MR dijerat dengan Pasal 88 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukuman maksimal 10 tahun dan denda Rp 200 juta.

Selain itu, kasus ini juga masih dalam pengembangan untuk mengetahui apakah ada korban-korban lain.

“Masih sedang dikembangkan untuk mencari tahu, apakah ada korban-korban lain atau tidak,” ujar Rully. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gadis 15 Tahun yang Bekerja di Warung Kopi Dijual Bosnya ke Pelanggan", 

Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Berita Regional
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved