Berita Tegal

Layang-layang Jadi Tren Setelah Sepeda di Tegal, Orang Dewasa Cari Jenis Hantu

Penjual layang-layang di Kota Tegal mengalami peningkatan penjualan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Tribunbanyumas.com/ Fajar Bahruddin
Penjual layang-layang di Jalan KS Tubun Kota Tegal, sedang menata daganganya, Sabtu (18/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Penjual layang-layang di Kota Tegal mengalami peningkatan penjualan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Para penjual menilai, layang-layang menjadi tren kedua setelah masyarakat ramai bersepeda.

Hal itu diakui Dirman (33), penjual layang-layang dadakan di Jalan KS Tubun Kota Tegal.

Dirman mengatakan, layang-layang yang paling banyak dibeli yaitu jenis karakter superhero dan kartun.

Marc Marquez Ungkap Kendala yang Buat Ia Terjatuh Dalam Latihan Bebas Jelang Pembukaan MotoGP

Konsultasi ke Dukun Soal Masalah Rumah Tangga, Seorang Ibu Justru Dapati Anaknya Dicabuli

Pembangunan Jembatan Pegalongan - Mandirancan Banyumas Ditargetkan Tuntas Pertengahan 2021

Pembangunan Jembatan Pegalongan - Mandirancan Banyumas Ditargetkan Tuntas Pertengahan 2021

Biasanya layang-layang karakter banyak dibeli anak-anak.

Sedangkan yang banyak dicari yaitu layang-layang hantu, misalnya layang-layang kuntilanak atau pocong.

Ia mengatakan, layang-layang hantu banyak dicari oleh orang dewasa.

"Iya lagi viral banget. Sudah mulai dari dua minggu lalu penjualan layang-layang meningkat," kata Dirman kepada tribunjateng.com, Sabtu (18/7/2020).

Dirman memperkirakan, trennya bermain layang-layang dikarenakan lamanya masa belajar dari rumah.

Karena anak-anak lebih sering di rumah, mereka banyak menghabiskan waktu bermain layang-layang.

Ia mengatakan, dalam sehari layang-layang yang terjual mencapai 15 buah sampai 20 buah.

Sedangkan saat sepi, minimal terjual 10 buah.

"Kalau saya jual layang-layang belum lama, bersamaan viralnya layang-layang. Saya ambil stok dari penjual di Slawi. Kalau di sana sehari bisa terjual 100 buah," ungkapnya.

Dirman mengatakan, harga layang-layangnya dijual dengan harga yang bervariasi.

Layang-layang dengan karakter seperti Spiderman, Spongebob, dan Angry Birds, dijual Rp 25 ribu per buah.

Angkringan Pakai Jasa Pelayan Cantik Sedang Tren, Terbukti Tingkatkan Omzet

90 Napi Bandar Narkoba Dipindahkan ke Lapas Super Maximun Security Nusakambangan

Fakta-fakta Baru Kematian Editor Metro TV yang Terungkap Sepekan Setelah Ditemukan Meninggal

Jelang Pembukaan MotoGP Valentino Rossi Justru Keluhkan Performa YZR-M1

Layang-layang hewan seperti kelelawar, kupu-kupu, dan burung elang, dijual Rp 30 ribu per buah.

Layang-layang hantu seperti kuntilanak dan pocong dijual mulai harga Rp 35 sampai Rp 60 ribu per buah.

Terakhir, layang-layang dengan lukisan monyet dijual seharva Rp 110 per buah.

"Semua layang-layang yang saya jual bahannya kain. Itu ada yang produksi Cilacap dan Bali," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved