Berita Kriminal

Paling Mudah Digondol dan Pasti Laku Saat Ini, Alasan Kholid Curi Sepeda di Tembalang Semarang

Paling tidak, memberi pengaman pada sepeda dengan mengunci atau dirantai atau digembok dengan tiang permanen.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI - Suasana keramaian para pesepeda jelang sore hari di depan Alun-alun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tren baru akhir-akhir di tengah masyarakat adalah ber sepeda.

Ada yang berniat untuk berolahraga dengan cara ber sepeda, ada pula yang sekadar melunasi keinginan di tengah 'wabah' yang sedang melanda seperti saat ini.

Tren ber sepeda ini tidak menutup kemungkinan adanya aksi kriminal pencurian.

Empat Bulan Vakum Karena Pandemi Covid-19, Lawang Sewu Semarang Sudah Bisa Dikunjungi Lagi

BERITA DUKA, Dokter Puskesmas Karanganyar Meninggal, Jadi Relawan Covid-19 di Kota Semarang

KA Sembrani Kembali Beroperasi Mulai 10 Juli, Berikut Jadwal dari Stasiun Semarang Tawang

Dukung Rencana PKM Semarang Raya, Pemkot Salatiga: Tapi Butuh Regulasi Tambahan Biar Makin Kuat

Seperti diketahui, baru-baru ini Polsek Tembalang Kota Semarang menangkap pelaku pencuri sepeda.

Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Sukiyono mengatakan, pihaknya mengimbau kepada mereka yang hobi ber sepeda untuk juga berhati-hati.

"Berhati-hati saat meletakkan sepeda, baik di rumah maupun di jalan."

"Jangan sama sekali memberikan kesempatan kepada pelaku untuk membangkitkan niatnya mencuri," kata Kompol Sukiyono kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (10/7/2020).

Cara agar terhindar dari aksi pencurian, kata Kompol Sukiyono, yakni dengan memberi pengaman sepeda.

Seperti mengunci menggunakan kunci khusus ataupun dirantai.

"Paling tidak memberi pengaman dengan mengunci atau dirantai atau digembok dengan tiang permanen."

"Sehingga bisa mengurungkan niat pelaku untuk mencuri," kata Kompol Sukiyono.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelaku pencurian sepeda ditangkap oleh jajaran Polsek Tembalang Kota Semarang.

Alasan pelaku bernama Kholid Agus Nisfian (18) mencuri sepeda ini cukup bikin geleng-geleng kepala.

Semula dia hendak mencuri sepeda motor di kawasan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Namun pada akhirnya dia lebih memilih sepeda lantaran cara menggasaknya lebih mudah dan saat ini sedang banyak dicari.

"Apalagi ngambilnya gampang. Rencana saya jual Rp 1 juta pasti laku," ujar Kholid.

Pelaku yang merupakan warga Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak ini tidak sendiri.

Dia bersama seorang kawannya yang saat ini masih buron.

Dari hasil pendalaman pihak kepolisian, Kholid sebelumnya pernah melakukan aksi pencurian motor Honda Vario 15 di Kampung Jowono Mangunharjo, Tembalang. (Rifqi Gozali)

Sekolah Terlanjur Tarik Pungutan, Bupati Banyumas: Harus Dikembalikan ke Orangtua Siswa

Sekolah Negeri Maupun Swasta Terapkan Pembelajaran Daring, Ini Pertimbangan Bupati Banyumas

29 SMP Negeri di Purbalingga Masih Kurang Siswa, Solusi Dindikbud: Boleh Buka Pendaftaran Offline

Ini Panduan Lengkap Protokol Penyelenggaraan Salat Iduladha, Termasuk Saat Sembelih Hewan Kurban

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved