Berita Kecelakaan
Truk Trailer Tabrak Pagar Jalur Penyelemat di Jalan Tol Solo - Semarang, 1 Orang Tewas
Truk Trailer Tabrak Pagar Jalur Penyelemat di Jalan Tol Solo - Semarang, 1 Orang Tewas
Penulis: akbar hari mukti | Editor: yayan isro roziki
Awalnya truk trailer bernomor polisi H 1811 EW itu melaju dari arah Solo menuju Semarang. Trailer diduga rem blong, kemudian oleh sopir truk trailer itu diarahkan masuk ke jalur penyelamat yang ada si sekitar situ. Truk trailer itu kemudian langsung menabrak pembatas jalur penyelamat.
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Truk trailer menabrak pagar jalur penyelamat di Tol Solo - Semarang, tepatnya di kawasan Beji Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (27/6/2020).
Akibat kecelakaan lalu lintas di jalur bebas hambatan ini, satu orang meninggal dunia.
Sementara, satu korban lainnya mengalami luka berat dan harus mendapat perawatan medis secara intensif.
Korban meninggal dunia adalah pengemudi atau sopir truk trailer naas tersebut.
• Terima DM di Instagram Wanita Cantik Ini Syok, Isinya Ini: Hanya Mantan Pacar Saya yang Punya Itu
• Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jawa Timur Salip DKI Jakarta, Begini Kata Gubernur Khofifah
• Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?
• Kawasan Wisata Dieng dan Serulingmas Zoo Banjarnegara Segera Dibuka, Bupati: Secepatnya, Doakan
Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo, menjelaskan, kecelakaan itu terjadi pukul 06.00.
Ia menjelaskan, awalnya truk trailer bernomor polisi H 1811 EW itu melaju dari arah Solo menuju Semarang.
Sesampainya di kilometer 431 600 jalur B tol tersebut, Ipda Wardoyo menuturkan truk trailer diduga mengalami rem blong.
"Kemudian oleh sopir truk trailer itu diarahkan masuk ke jalur penyelamat yang ada si sekitar situ," jelasnya.
Nahas, saat masuk jalur penyelamat, menurut dia truk tersebut oleng ke kanan.
"Truk trailer itu kemudian langsung menabrak pembatas jalur penyelamat," jelasnya.
Menurutnya terdapat sopir dan seorang kernet di truk trailer itu.
Sopir diinformasikan meninggal dunia, sementara kernet mengalami luka berat dan dibawa ke RSUD Ungaran.
"Untuk data keduanya belum kami dapatkan," jelasnya.
Evakuasi truk trailer itu menurut Ipda Wardoyo dilakukan hampir 6 jam.