Berita Banyumas

Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto Jadi Relawan Covid-19, Ini Tugas Mereka di Banyumas

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono melepas 283 mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto untuk menjadi relawan Covid-19, Selasa (23/06/2020).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono melepas 283 mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto untuk menjadi relawan Covid-19, di Kantor Pemkab Banyumas, Selasa (23/06/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Secara simbolis, Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono melepas 283 mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto untuk menjadi relawan Covid-19, Selasa (23/06/2020).

Pelepasan mahasiswa relawan Covid-19 berlangsung di Pendopo Sipanji Purwokerto.

Selain pelepasan, dilakukan pula penyerahan bantuan cairan disinfektan, hand sanitizer, masker, dan APD.

Pelapor Kini Tambah Tiga Orang, Pegawai BMT Insan Mandiri yang Gelapkan Dana Nasabah di Banyumas

Sengketa Lahan di Kompleks Bisnis Kebondalem Purwokerto, Pedagang: Semoga Cepat Selesai

Gubernur Ganjar Pranowo Ancam Seret ke Ranah Hukum, Oknum Pemalsu Data PPDB Jateng

Menyoal Bukti Pelanggaran Netralitas Sekda Kabupaten Semarang, Bupati: Kami Sanksi Secara Bertahap

Turut hadir pada acara tersebut Rektor Universitas Amikom, Dr Berlilana, beserta jajarannya dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Banyumas, Yayah Setiono.

Dr Berlilana mengatakan, pihaknya terus bekerja sama dengan Pemkab Banyumas dan berbagai komunitas untuk berkontribusi dalam menangani Covid-19.

Menurutnya, mahasiswa yang mendaftar sebanyak 283 mahasiswa akan berbaur dengan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

Tugas mereka adalah mengedukasi terkait bahaya dan pencegahan Covid-19.

Terutama adalah dalam persiapan tatanan hidup baru dan akan bekerja bersama Gugus Tugas di tingkat RT masing-masing.

"Mereka akan dipantau oleh dosen di lapangan agar dapat berkontribusi di sekitarnya."

"Mereka akan mengedukasi masyarakat agar sadar dan berhati-hati dan bisa mencegah Covid-19," ujarnya kepada Banyumas.com'>Tribun Banyumas.com, Selasa (23/6/2020).

Pihaknya menambahkan, bantuan hand sanitizer yang diberikan melalui mahasiswa mencapai 2.870 liter.

Jika nantinya stok di lapangan habis, pihak kampus masih menyiapkan isi ulang.

Khusus untuk APD didistribusikan melalui organisasi profesi tenaga kesehatan.

Berlilana juga mengatakan akan segera memperkenalkan aplikasi ODP Traker, inovasi dari dosen Amikom yang sudah masuk 17 inovasi tingkat nasional.

"Mudah-mudahan setelah persiapan selesai, segera kami launching," tuturnya.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mendukung program yang dibuat Amikom.

Meski Covid-19 di Banyumas mulai melandai tanpa bantuan dan kerjasama semua pihak termasuk perguruan tinggi, maka penularan akan terus berlangsung.

"Mahasiswa sebagai relawan harus bisa memberikan informasi yang jelas dan pasti agar masyarakat ikut serta dalam pencegahan penularan Covid-19," jelasnya.

Sadewo menambahkan, dengan berkembangnya perguruan tinggi di Banyumas, akan menjadikan Banyumas menjadi pusat pendidikan untuk Jawa Tengah bagian selatan. (Permata Putra Sejati)

Bansos Pemkot Semarang Periode Juni Mulai Didistribusikan, Dinsos: Diperpanjang Hingga Desember

Partai Demokrat Resmi Usung Hendi-Ita dalam Pilwakot Semarang, AHY Serahkan Rekomendasi di Jakarta

Satu KK Dapat Dua BST di Pedurungan Semarang, Ketua RT Tanya Kelurahan: Karena Istrinya Kader PKK

Pegawai BMT Insan Mandiri di Banyumas Gelapkan Uang Nasabah, Jumlahnya Bisa Capai Rp 2 Miliar

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved