Selasa, 19 Mei 2026

Berita Tegal

Kabupaten Tegal Catatkan Rekor Penularan Virus Corona Tertinggi

Sehingga secara akumulasi, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal selama masa pandemi ini menjadi 30 orang.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Pemakaman pasien meninggal dunia karena virus corona di Kabupaten Tegal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal cetak rekor tertinggi.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, pada Jumat (19/6/2020) mengatakan, pasien positif Covid-19 bertambah lima orang.

Hal itu terungkap setelah pemeriksaan sample swab-nya keluar hari itu.

Sehingga secara akumulasi, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal selama masa pandemi ini menjadi 30 orang.

Atas penambahan kasus tersebut, Joko mengimbau agar masyarakat lebih waspada, terlebih mobilitas warga dari dan ke luar daerah yang mulai meningkat.

Taufik Hidayat Akui Pernah Setor Rp 1 M, Imam Nahrawi: Secara Loga Dia Harus Jadi Tersangka Suap

Hasil dan Klasemen Liga Inggris Hari Ini, MU Gagal Salip Chelsea Setelah Ditahan Imbang Tottenham

Jadwal Acara TV Hari Ini Sabtu 20 Juni 2020: TRANS TV, TRANS 7, SCTV, RCTI, NET TV, dan GTV

Pemberangkatan Calon Jemaah Dibatalkan, Imigrasi Semarang Terlanjur Cetak 4.324 Paspor Haji

“Saya berharap, publik tidak keliru ataupun salah mempersepsikan kehidupan normal baru."

"Normal baru itu bukan berarti masyarakat sudah bebas beraktivitas di luar rumah dan melonggarkan kehati-hatiannya pada protokol pencegahan Covid-19, tapi justru semakin waspada."

"Tidak bepergian ke luar kota, terutama wilayah zona merah, menghindari kerumunan, memakai masker, dan menjaga jarak aman fisik minimal satu meter dengan orang lain,” kata Joko, dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Jumat (19/6/2020).

Joko mengungkapkan, tiga dari lima pasien positif Covid-19 tersebut diketahui memiliki riwayat perjalanan dari wilayah episentrum penularan Covid-19.

Pasien pertama adalah seorang laki-laki berinisial M (45), asal Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu.

Sebelumnya, M, berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD dr Soeselo Slawi sejak Selasa (9/6/2020), dengan keluhan sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.

Pasien M yang dirawat di RSUD dr Soeselo Slawi ini diketahui datang dari Jakarta pada Selasa (2/6/2020) lalu.

Pasien kedua adalah seorang perempuan berinisial OH (28), asal Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi.

Pasien OH sebelumnya, menjalani tes cepat mandiri di RSI PKU Muhammadiyah Singkil dengan hasil reaktif, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan sampel swab.

Dari hasil anamnesa diketahui, OH memiliki riwayat perjalanan dari Cikarang, Bekasi, pada Sabtu (28/3/2020). Saat ini, OH menjalani perawatan di RS Harapan Sehat Slawi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved