Minggu, 3 Mei 2026

Berita Video

Video Desa Kebutuhduwur Sentra Konveksi Banjarnegara

Dari beberapa mesin jahit dan sejumlah pekerja, kini Poyo telah mempekerjakan sekira 70 karyawan dengan dari 60 mesin produksi yang dimilikinya.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

Ia mendapat banyak orderan yang memaksanya meningkatkan kapasitas produksi.

Poyo pun terus menambah mesin jahit hingga memperbanyak tenaga kerja.

Dari beberapa mesin jahit dan sejumlah pekerja, kini ia telah mempekerjakan sekira 70 karyawan dengan dari 60 mesin produksi yang dimilikinya.

Ada yang bertugas menjahit bahan, mengobras, hingga buruh potong benang dan pengemasan (finishing).

Saat ini usahanya fokus memproduksi baju tidur (piyama) sesuai pesanan.

Setiap minggu, ia bisa mengirim ribuan pieces (pcs) pakaian jadi ke pengusaha di Jakarta yang bermitra dengannya.

"Dahulu saya orang sulit. Sekarang Alhamdulillah, rumah mobil ada," katanya.

Poyo bukan hanya berhasil menyejahterakan keluarga berkat usahanya.

Ia pun berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi warga di sekitar tempat tinggalnya.

Penghasilan mereka bervariasi dengan sistem borongan.

Setiap minggu, sebagian karyawan di tempatnya bahkan bisa meraup Rp 800 ribu dari hasil pekerjaannya.

Dengan demikian, setiap bulan, penghasilan mereka sudah juah melebihi UMK Kabupaten Banjarnegara.

Usaha Poyo hanyalah satu di antara ratusan usaha konveksi yang menjamur di Desa Kebutuhduwur, Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara.

Mereka kebanyakan hanya menyediakan jasa memproduksi pakaian jadi yang bermitra dengan pengusaha di Jakarta.

Dari usaha itu, ribuan tenaga kerja dari Desa Kebutuhduwur dan sekitarnya berhasil terserap.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved