Minggu, 26 April 2026

Berita Video

Video Desa Kebutuhduwur Sentra Konveksi Banjarnegara

Dari beberapa mesin jahit dan sejumlah pekerja, kini Poyo telah mempekerjakan sekira 70 karyawan dengan dari 60 mesin produksi yang dimilikinya.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

Cukup lama menjalani pekerjaan berupah murah itu, Poyo 'naik pangkat' menjadi buruh jahit di tempat kerjanya.

Pekerjaan yang dia tekuni selama 20 tahunan itu sampai mengakar baginya.

Hingga kejenuhan menyambanginya.

Ia ingin kembali ke daerah asal agar bisa berkumpul dengan keluarga.

Konsekuensinya, ia harus melepas pekerjaannya.

Poyo tentu tak ingin jadi pengangguran sekembali di desa.

Karenanya, ia harus berpikir keras agar bisa tetap menafkahi keluarga.

Hingga muncul ide untuk merintis usaha konveksi di desa.

Kenapa tidak, soal keahlian tak perlu ditanyakan.

Ia cukup berpengalaman memproduksi pakaian jadi.

Beruntung ada pengusaha yang percaya dan mau bermitra dengannya.

Tinggal ia menyiapkan mesin produksi dan tenaga untuk menjahit bahan.

Poyo pun rela meminjam uang di bank puluhan juta Rupiah untuk membeli beberapa mesin jahit.

"Pertama mesinnya 6 unit, terus nambah. Saya pinjam bank," katanya.

Siapa sangka, usahanya terus berkembang.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved