Berita Solo

Pengendara Motor di Solo Tewas Setelah Lehernya Terjerat Senar Layangan Putus

Pengendara sepeda motor asal Sumber Banjarsari Solo, YBS (21) meninggal dunia setelah terjerat senar layangan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Rival Almanaf
Kompas.com
Foto Ilustrasi : Korban yang lehernya terjerat tali layangan di Denpasar (Dok. BPBD Kota Denpasar) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Pengendara sepeda motor asal Sumber Banjarsari Solo, YBS (21) meninggal dunia setelah terjerat senar layangan.

Kecelakaan itu terjadi saat ia melintas di Jalan Tangkupan Perahu depan Kantor Pos Mojosongo Jebres Solo, Kamis (11/6/2020) sore.

Saksi mata, Agus Apriyono (33) menyampaikan, semula korban melintas mengendarai sepeda motor Kawasaki Nopol AD 2393 QF dengan kecepatan sekitar 40 km per jam.

Penyiram Novel Cuma Dituntut 1 Tahun, Simak Daftar Tuntutan Kasus Penyiraman Air Keras Lainnya

Penjelasan Pemerintah Soal Hilangnya Data Jumlah Orang yang Dites Covid-19

Balita Penderita Jantung Bocor Tidak Bisa Ditangani, Begini Keterangan BPJS Kesehatan

Menengok Sejarah Ayam Geprek, Berawal Dari Ide Mahasiswa Asal Kudus di Yogyakarta Tahun 2003

"Itu nyoba motor. Dia kerja di bengkel dekat lapangan Mojosongo."

"Ada senar layangan menggelantung pada tiang listrik. Saat melintas, senar menyangkut leher."

"Korban sempat menabrakkan sepeda motor ke pagar Kantor Pos," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (12/6/2020).

Agus sempat menolong korban pasca menabrakkan sepeda motornya pada pagar dan terjatuh.

Dia mengatakan, panjang senar sekitar lima meter lebih.

Korban sempat berdiri untuk melepas jeratan senar layangan tapi karena kondisinya sudah lemas, akhirnya terjatuh lagi.

"Saat saya tolong, korban sempat bilang dua kali (saya kerja di bengkel)."

Syarat yang Harus Dipenuhi Jika Pondok Pesantren Ingin Kembali Buka di Tengah Pandemi Corona

MA Minta Ditjen HKI Coret Pendaftaran 6 Merek Dagang Geprek Bensu yang Diajukan Ruben Onsu

Utang Jatuh Tempo yang Masuk Kategori Gagal Bayar BPJS Kesehatan ke RS Capai Rp 6,5 Triliun

Calon Wakil Wali Kota Surabaya Sebut Covid-19 Konspirasi Pemerintah untuk Hamburkan Kas Negara

"Terus jongkok sambil pegang luka (bagian leher kanan), terus ambruk," ungkapnya.

Agus menambahkan, selang beberapa saat ada pengemudi mobil pikap melintas dan membawa korban ke rumah sakit.

Terpisah, Kasatlantas Polresta Solo, Afrian Satya Permadi menyampaikan, korban melintas dan terjerat senar layangan hingga akhirnya terjadi kecelakaan tunggal.

"Korban meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved