Berita Purbalingga

Direktur Owabong Minta Pemkab Purbalingga Segera Buka Objek Wisata, Hartono: Kami Siap New Normal

Direktur Owabong Minta Pemkab Purbalingga Segera Buka Objek Wisata, Hartono: Kami Siap New Normal

Istimewa
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengecek kesiapan kemungkinan kembali dibukanya objek wisata di Kabupaten Purbalingga, dengan tatanan kenormalan baru atau new normal. 

"Kami sudah melakukan simulasi, bahkan sudah membentuk tim gugus CHS, singkatan dari Clean, Healthy dan Safety yang menjadi tiga bagian penting dalam The New Normal Tourisme atau New Normal Pariwisata."

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pegiat dan pelaku pariwisata meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga segera membuka kembali objek wisata, yang selama ini ditutup sementara, dampak dari pandemi corona.

Direktur PD Owabong, Hartono, mengatakan para pelaku pariwisata siap melaksanakan protokol kesehatan dalam tatanan kenormlan baru atau new normal. 

Hartono berharap, keinginan para pelaku dan pegiat pariwisata dapat didengar dan dikabulkan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.

Menurut dia, imbas dari pandemi corona, sektor pariwisata di Purbalingga lumpuh.

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Survei Elektabilitas: Ganjar Meningkat Kalahkan Anies, Prabowo Menurun, Muhaimin 0 Persen

Bupati Banjarnegara Singgung Daerah Lain: Kok Bisa Seperti Itu? Pandemi Kami Tetap Membangun

5.613 Pekerja Dirumahkan dan 187 Di-PHK, Imbas Corona di Banyumas

"Kami sudah melakukan simulasi, bahkan sudah membentuk tim gugus CHS, singkatan dari Clean, Healthy dan Safety yang menjadi tiga bagian penting dalam The New Normal Tourisme atau New Normal Pariwisata," jelas Hartono, dalam rilis yang diterima TribunBanyumas.com, Senin (8/6/2020).

Hartono ingin Kabupaten Purbalingga bangkit setelah dibukanya kembali sektor pariwisata seperti di daerah lain yaitu Bali dan Lombok.

Dirinya menilai sektor pariwisata mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar, bahkan di seluruh kabupaten.

"Bali sudah melakukan pembukaan hari ini di Nusa Dua, Lombok juga. Borobudur rencana simulasi. Jadi kami mohon sekali ibu Bupati mau segera membuka pariwisata di Purbalingga,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mengakui bahwa pandemi Covid-19 sangat berdampak di bidang perekonomian khususnya sektor pariwisata. 

Hal ini dikarenakan selama pandemi tempat wisata ditutup total untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. 

Tidak hanya itu, Bupati yang akrab disapa Tiwi itu, mengatakan ditutupnya sektor pariwisata  berdampak di sektor lain yaitu kuliner, UMKM, parkir dan lain sebagainya. 

Oleh sebab itu Pemkab Purbalingga akan membentuk Focus Group Discusion (FGD) untuk menyiapkan tatanan baru sektor pariwisata.

“Jangan sampai kita tertinggal dengan daerah lain. Kami akan segera lakukan diskusi terbatas dengan beberapa pegiat dan pelaku pengelola pariwisata untuk membahas permasalahan ini," terangnya. 

Ia mengatakan Pemkab Purbalingga sedang menunggu kebijakan dari Kementrian Pariwisata dan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah yang saat ini sedang menggagas suatu konsep pariwisata dalam tatanan baru atau new normal. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved