Berita Jateng
Ombudsman Jateng: Laporan Warga Paling Banyak Masalah Bansos Corona
Ombudsman RI perwakilan Jawa Tengah menerima sejumlah laporan di masa pandemi virus corona Covid-19 ini.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Rival Almanaf
Tak tanggung-tanggung, apabila ditemukan ada pihak yang melakukan korupsi di Jawa Tengah saat penanganan Covid-19, maka akan langsung dipecat dan diseret ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
• Duduk Perkara Masalah Bansos di Banjarnegara yang Dilaporkan ke Ombudsman
• Masih Ada Travel Gelap Angkut Pemudik ke Jakarta, Satlantas Polresta Banyumas Lakukan Penyisiran
• MUI Jateng: Kami Beri Kelonggaran Zona Hijau Untuk Beribadah di Masjid
• Tracing Klaster Pasar Kobong, Dinkes Kabupaten Semarang Rapid Test 405 Pedagang Ikan, 40 Reaktif
"Tidak boleh hari ini ada pemimpin yang mikir duit, apalagi mikir korupsi dan dodolan (jualan). Meski semuanya serba dilonggarkan, jangan sampai mengambil kesempatan dalam kesempitan," tegasnya.
Menurutnya, tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan pandemi untuk mencari kesempatan memperkaya diri sendiri, apalagi ia seorang pemimpin.
Ia menegaskan bahwa dirinya sangat serius terkait persoalan ini. Ia sudah mengingatkan minimal untuk mereka yang ada di Jawa Tengah, agar selalu menjaga integritas dalam penanganan Covid-19.
"Saya kenceng betul soal ini dan saya sudah ingatkan minimal yang ada di Jawa Tengah, kalau ada diantara panjenengan yang korupsi pengadaan, ngemplang, njupuk duit (ambil uang) dan sebagainya, langsung tak pecat terus tak terke ning KPK (langsung saya pecat dan saya antar ke KPK)," tandasnya.(mam)