Berita Kecelakaan
Mujahidin Ditemukan Tak Bernyawa, Korban Hanyut Susur Sungai Luk Ulo Kebumen
Tim SAR gabungan menemukan korban bernama Mujahidin (22) warga RT 03 RW 04 Desa Jogosima Kecamatan Klirong dalam kondisi meninggal dunia.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Satu korban hanyut di muara Sungai Luk Ulo Kabupaten Kebumen, telah ditemukan.
Tim SAR gabungan menemukan korban bernama Mujahidin (22) warga RT 03 RW 04 Desa Jogosima Kecamatan Klirong dalam kondisi meninggal dunia.
Bako Humas BPBD Kabupaten Kebumen, Heri Purwanto mengatakan, korban ditemukan pada Selasa (2/6/2020) pukul 12.45.
• Silakan Akses Link Ini, Jika Belum Dapat Bantuan Sembako, Warga Jateng Tinggal di Jabodetabek
• Begini Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19, Berikut Biaya Mandiri di Rumah Sakit
• Gegerkan Warga Dua Kecamatan, Polres Purbalingga Buru Penyebar Isu Pocong
• Bukti Pasien Sembuh Kembali Positif Covid-19, Bupati Banjarnegara: Sekeluarga Masuk Klaster Gowa
Korban ditemukan pada 500 meter ke arah barat dari lokasi kejadian.
"Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Kebumen untuk dilakukan pemeriksaan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (2/6/2020).
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian satu korban lagi yang belum ditemukan, yakni Faidu Rohman (23) warga RT 03 RW 04 Desa Jogosima Kecamatan Klirong.
Pencarian dilaksanakan melalui darat dan menyisir ke arah barat dan timur muara.
Heri mengatakan, pada pencarian kali ini, tim dibagi menjadi tiga.
Tim pertama menyisir ke arah timur, tim kedua menyisir ke arah barat, dan tim ketiga bersiaga di sekitar lokasi kejadian.
Hanyut Saat Susur Sungai
Sebelumnya dikabarkan, dua warga Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Faidu Rohman (23) dan Mujahidin (22) diduga hanyut.
Itu setelah rakit bambu yang dinaiki terbalik di muara Sungai Luk Ulo atau Sungai Buntu Klirong, Senin (1/6/2020) sekira pukul 08.00.
Polsek Klirong bersama TNI, tim SAR Gabungan, serta masyarakat sekitar masih berupaya mencari kedua korban tersebut.
Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman menjelaskan, kecelakaan itu berawal ketika kedua korban bermain rakit telusur Sungai Luk Ulo.
Mereka berangkat dari Desa Jogosima beberapa jam sebelum kejadian.