Warga Purbalingga Geger Pocong
Gegerkan Warga Dua Kecamatan, Polres Purbalingga Buru Penyebar Isu Pocong
Sejak maraknya teror pocong di Kecamatan Kutasari Purbalingga, pimpinan telah memerintahkan jajaran untuk mengkonternya dan mencari dalangnya.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Teror pocong dan lempar batu masih meresahkan masyarakat di Kabupaten Purbalingga.
Sepekan ini setidaknya ada dua kecamatan yang mengalami hal tersebut.
Yakni di Kecamatan Kutasari dan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga.
Kejadian tersebut diklaim tidak membuat jajaran Polres Purbalingga diam begitu saja.
Kepolisian akan mencari pelaku dibalik teror tersebut.
• Pantai Laguna Mirit Kebumen Dipadati Ribuan Pengunjung, Bikin Pengelola Kewalahan Karena Ini
• Bukti Pasien Sembuh Kembali Positif Covid-19, Bupati Banjarnegara: Sekeluarga Masuk Klaster Gowa
• Sempat Viral Karena Foto Hoaks, Tol Ungaran Terdampak Longsor Masih Dibuka Satu Lajur
• Silakan Akses Link Ini, Jika Belum Dapat Bantuan Sembako, Warga Jateng Tinggal di Jabodetabek
Kasatreskrim Polres Purbalingga, AKP Meiyan Priyantoro mengatakan, sejak maraknya teror pocong di Kecamatan Kutasari, pimpinan telah memerintahkan jajaran untuk mengkonternya.
Atau istilah lainnya adalah menepis isu tersebut bahwa berita itu bohong.
Selain itu para Kanit Pembinaan Masyarakat (Binmas) juga telah diperintahkan mengaktifkan siskamling di lingkungan masyarakat.
"Ini bisa jadi isu yang sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu agar di tiap desa lengah dan berpotensi terjadi tindak pidana," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (1/6/2020).
Pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang dengan sengaja menyebarkan isu tersebut.
Selain itu pihaknya juga akan menelisik foto-foto yang sengaja diedit dan disebarkanluaskan di media sosial (medsos).
"Nanti yang di media sosial akan kami selidiki. Dimana laporannya kami akan selidiki juga," jelasnya.
Dia menuturkan, apabila informasi yang disebarkan tersebut bohong.
Maka pihaknya akan dilakukan upaya tindak lanjut dalam hal penegakan hukum.
Pihaknya meminta kepada para awak media juga untuk segera berkoordinasi apabila ditemukan informasi yang dapat meresahkan masyarakat.
"Nanti bisa saling koordinasi agar bisa dilakukan penyelidikan," tukasnya.
• Satgas Desa Sidak Warganya di Banyumas, Wajib Hafal Pancasila Bila Tidak Bermasker, KTP Juga Ditahan
• Tubuh Pria Warga Limpung Ditemukan di Bibir Pantai Sicepit Batang, Korban Tenggelam Saat Memancing
• Dikarantina 24 Jam di Gedung Korpri, Bagi Warga Purbalingga Tidak Gunakan Masker
• Pantai Laguna Mirit Kebumen Dipadati Ribuan Pengunjung, Bikin Pengelola Kewalahan Karena Ini