Berita Yogyakarta

Yogyakarta Siap Buka Kembali Pariwisata, Protokol Kesehatan Ini Harus Ditaati Jika Plesir ke Sana

Setelah sempat lesu akibat pandemi virus corona, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berencana akan membuka kembali gairah wisata di sana.

Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ Rival Almanaf
Wisatawan menikmati keindahan salah satu pantai di Gunungkidul, Yogyakarta sebelum ada pandemi virus corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Setelah sempat lesu akibat pandemi virus corona, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berencana akan membuka kembali gairah wisata di sana.

Untuk itu mereka menyiapkan kebijakan New Normal untuk bisa tetap membangkitkan pariwisata di tengah pandemi.

Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap menyambut New Normal atau tatanan baru kehidupan setelah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan, akan ada persiapan pariwisata mulai dari fisik maupun non fisik.

Karena Senjata Mainan, Warga Bentrok Bakar Rumah dan Sepeda Motor

Intensifkan Razia Masker, Ketahuan Melanggar Akan Dikarantina di Gor Satria Purwokerto

Eks Komisioner KPU Asal Banjarnegara Jalani Sidang Kasus Korupsi Perdananya Hari Ini

Seorang Guru Cabuli Muridnya Selama Hampir Empat Tahun di Pondok Pesantren

"Fisik itu berkaitan dengan kebersihan, kesehatan dan keamanan."

"Antara lain, fasilitas cuci tangan, kebersihan, tempat sampah dan sebagainya di semua destinasi," kata Singgih  Rabu (27/5/2020).

Adapun fasilitas tempat cuci tangan akan ada di semua destinasi wisata Yogyakarta, dan menjadi satu syarat wajib bagi tempat wisata menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pembangunan fasilitas tempat cuci tangan tersebut, kata dia, telah dibiayai oleh pemerintah.

"Pemerintah sudah beri stimulus terkait tempat cuci tangan di destinasi. Jadi sekarang sudah selesai," ujarnya.

Kemudian untuk persiapan non fisik, Singgih mengatakan, hal tersebut berkaitan dengan masalah Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol-protokol kesehatan, kebersihan, dan keamanan.

Selain itu, pariwisata DIY juga telah menyiapkan pelatihan online untuk para pegiat atau pelaku usaha wisata di setiap destinasi.

Pelatihan tersebut seputar marketing komunikasi spesialis dan pemanduan wisata budaya Yogyakarta.

Hal tersebut berguna untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia dalam industri pariwisata DIY, sehingga dapat kembali menarik wisatawan ketika New Normal.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan jika suatu saat pariwisata Yogyakarta kembali dibuka, agar tetap mematuhi segala protokol new normal.

"Masyarakat saya harap lebih peduli pada kesehatan, pakai masker setiap saat, social atau physical distancing, cuci tangan."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved