Berita Tegal
PSBB Berakhir, Namun Pemkot Tegal Batalkan Pembukaan Kembali Objek Wisata dan Bioskop
Pemerintah Kota Tegal membatalkan rencana pembukaan operasional objek wisata dan bioskop di Kota Tegal.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemerintah Kota Tegal membatalkan rencana pembukaan operasional objek wisata dan bioskop di Kota Tegal.
Rencana semula, objek wisata dan bioskop di Kota Tegal diperbolehkan beroperasi kembali H + 1 Idul Fitri, tepatnya pada Senin 25 Mei 2020.
Namun karena kekhawatiran membludaknya pengunjung dari luar kota, rencana itu dibatalkan.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, mulanya objek wisata dan bioskop di Kota Tegal akan dibuka seusai lebaran.
• Hasil Rapid Test Adik Via Vallen Non Reaktif Namun Swab Positif, Rumah Mereka Dgeruduk Satpol PP
• Usai Jalankan Shalat Idul Fitri di Masjid Saat PSBB, Warga Pukuli Kades yang Memberi Teguran
• Mulai Hari Ini Sistem Satu Arah Kota Purwokerto Diperluas, Simak Rekayasa Arus Lalulintasnya
• Polisi Berpangkat Bripka Naik Fortuner Marah-marah Ditegur Tak Pakai Masker
Dibuka khusus untuk masyarakat di Kota Tegal.
Tapi rencana itu dibatalkan.
Dedy Yon menilai, biasanya seusai Idul Fitri animo masyarakat luar kota sangat tinggi untuk berwisata di Kota Tegal.
Terlebih berwisata di Pantai Alam Indah (PAI) Tegal.
"Pertimbangannya, nanti banyak datang pengunjung dari luar kota. Sedangkan masyarakat di sini dikhawatirkan tidak bisa menerapkan protokol kesehatan. Kan repot. Jadi ada resiko untuk warga kami," kata Dedy Yon kepada tribunjateng.com melalui saluran telepon, Senin (25/5/2020).
Kabid Pariwisata Disporapar Kota Tegal, Abdan Harimurti mengatakan, rencana pembukaan objek wisata di Kota Tegal usai Idul Fitri memang dibatalkan.
Ia menjelaskan, objek wisata yang dikelola Pemerintah Kota Tegal masih tutup, seperti PAI Tegal.
Kemudian objek wisata yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) pun masih tutup, seperti Pantai Pulau Kodok, Pantai Batamsari, dan Pantai Muarareja.
• Suara Burung Ini Bisa Merusak Pendengaran Manusia
• Berebut Harta, Suami Bunuh Istrinya dengan Ular Kobra di Kamar
• Simak Cara Bekerja Dalam Aturan New Normal, Tegur Perusahaan Kamu Jika Belum Melakukan Hal Ini
• Dalam Sekali Tikaman di Jantung Sang Adik Tewas di Tangan Kakaknya, Berikut Fakta-Fakta Penyidikan
"Belum tahu akan diperbolehkan buka kapan. Saat ini masih sedang dikaji lebih lanjut oleh pimpinan," katanya.
Abdan menjelaskan, pembatalan tersebut karena mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 secara regional Jawa Tengah dan nasional se Indonesia.
Ia mengatakan, dikhawatirkan ada penularan.
Menurut Abdan, dikhawatirkan ada pengunjung yang justru menjadi carrier atau pembawa Covid-19.
"Kita khawatir barangkali tidak mampu mengendalikan pengunjung. Kita kan tidak bisa menyortir secara rinci, mana yang carrier dan mana yang tidak. Jadi kita masih menyikapi Covid-19," jelasnya. (fba)