Berita Tegal
Komentar Warga Tentang Berakhirnya PSBB Kota Tegal dan Perayaannya
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua di Kota Tegal, berakhir pada hari ini, Jumat (22/5/2020).
"Tidak boleh dekat- dekat dengan kerumunan yang padat. Kecuali, masing- masing warga bisa menjaga dirinya," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Agus (47), warga Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.
Agus mengatakan, perayaan kembang api terlalu mewah.
Ia menilai, penutupan cukup dengan hal yang sederhana dan tidak mengumpulkan masyarakat.
• Virus Corona Buatan Amerika Versi Bossman Mardigu Dibantah Pakar Biologi, Siapa Lebih Logis?
• Pentingnya Masker! Virus Corona Juga Menular Lewat Udara, Bisa Terbang 6 Meter dalam 5 Detik
• Kabar Baik 7 Pasien Virus Corona Sembuh, 6 Dari Klaster Ijtima Ulama Gowa
• Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Cilacap, Ramadan Hari ke-29, Jumat, 22 Mei 2020
"Kalau ada pesta kembang api kan pasto masyarakat ingin melihat. Itu cenderung mengumpulkan orang banyak," katanya.
Sementara menilai kebijakan PSBB, Agus mengatakan itu ketegasan yang baik dari Pemkot Tegal.
Namun menurutnya setelah PSBB berakhir, semua dikembalikan kepada masyarakat.
Agus menyayangkan, selama PSBB banyak masyarakat yang kurang sadar.
Masih berkerumun dan tidak menjaga jarak di tempat umum seperti di pasar.
"Nanti kembali lagi ke kesadaran masyarakat. Kesadaran bisa hidup sehat dan pakai masker," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/penjelasan-aturan-psbb-kota-tegal.jpg)