Senin, 20 April 2026

Berita Kriminal

Bermodus Penertiban PSBB, Polisi Gadungan Culik Dua Remaja dan Rampas Ponsel Mereka

Aksi penipuan bermodus penertiban pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terjadi.

Editor: Rival Almanaf
Kompas.com
Polisi gadungan (pria yang menunduk) yang berniat mencuri handphone milik dua anak SMP diamankan polisi di Polres Depok, Kamis (14/5/2020).(KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PROJO) 

A sempat menelpon ibu kandungnya, Ina.

A menjelaskan ia dan temannya dibawa oleh orang tak dikenal. Ina berpikir A diculik.

Ina sempat berbicara dengan I dan meminta agar anaknya dilepaskan dan siap memenuhi permintaannya.

I tahu kalau A menelepon ibunya. Ia tak berbicara apapun dan lalu mematikan sambungan telepon itu.

Dua ponsel korban lalu disita oleh I.

Ina pun bingung dan kalang kabut karena merasa anak sulungnya diculik.

Ina bahkan sempat pingsan setelah menerima telepon itu. Adik A, AZ sempat melacak posisi A lewat aplikasi.

Posisi korban terlacak hingga sampai Jalan Ciputat Raya.

AZ melalui Facebook Almarhum ayahnya sempat meminta pertolongan untuk melacak penculik kakaknya.

Ia juga mengirimkan lokasi terakhir kakaknya yang didapat dari aplikasi itu.

“Ini A anaknya Pak L. Bang A diculik. No hpnya. 0812xxxx. Ini beneran. Ibu UU sudah pingsan. Bukan bercanda, ribet. Tolongin dong teman-teman Alm. L yang intel dan polisi. Tolong bantuin. Pliss ini urgent hubungi 08122xxx. Plis,” tulis AZ.

Tanggapan di Facebook beragam.

Ada yang tak percaya alharhum mengunggah, ada yang menanyakan kondisi Ina, dan menyarankan untuk menghapus akun Facebook almarhum L.

“Azzam kangen ayah, ya? Tadi tante sampai kaget ngabari semua teman ayah kalau abang diculik."

"Jangan lagi becanda gitu ya, Sayang. Kalau kangen Ayah, kalian berdoa ya,” tertulis di kolom komentar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved