Berita Jateng

KABAR BAIK! Warga Jateng Perantauan di Jabodetabek Segera Terima Bantuan, Ganjar: Sedang Proses

KABAR BAIK! Warga Jateng Perantauan di Jabodetabek Segera Terima Bantuan, Ganjar: dalam Proses

PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mengupdate perkembangan kasus virus corona di wilayahnya, Senin (6/4/2020) - Ganjar menyebut, warga Jateng perantauan di Jabodetabek bakal segera mendapat bantuan sembako dari Pemprob Jawa Tengah. 

"Bansos (untuk warga Jateng perantauan) sedang proses. Mudah-mudahan tidak lama lagi sudah selesai. Saya minta minggu (pekan) ini sudah bisa dikirim."

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Warga Jawa Tengah (Jateng) perantauan di wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) bakal segera menerima bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan saat ini Pemprov Jateng sedang memproses bansos untuk warga perantauan asal Jawa Tengah, berupa sembako tersebut.

Karena itu, sekali lagi, ia mengingatkan warga Jateng perantauan untuk tak pulang kampung, mentaati aturan larangan mudik 2020 dari pemerintah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengingatkan agar warga Jateng di perantauan tidak mudik.

Apalagi perantau yang berasal dari daerah episentrum penyebaran virus corona Covid-19, sangat berpotensi menjadi mata rantai penyebaran virus corona.

"Bansos (untuk warga Jateng perantauan) sedang proses. Mudah-mudahan tidak lama lagi sudah selesai. Saya minta minggu (pekan) ini sudah bisa dikirim," kata Ganjar, ketika ditemui di Rumah Dinas Puri Gedeh, Minggu (10/5/2020) sore.

Instruksi Presiden Jokowi Bansos - BLT Wajib Disalurkan Pekan Ini, Data Penerima Harus Transparan

Komisi E DPRD Jateng: Perantau yang Tidak Mudik Harus Diberikan Jaminan Kebutuhan Hidup

Perantauan Dilarang Mudik, Ganjar Yakin Masyarakat Jateng Bisa Gotong Royong Saling Membantu

DPRD Jateng Setujui Anggaran Rp2,2 Triliun untuk Penanganan Virus Corona. Begini Rinciannya

Pihaknya akan menggandeng PT POS yang akan mendistribusikan bantuan sosial sembako pada warga Jateng terdampak pandemi di tanah rantau.

"Saat ini prosesnya tinggal soal hitung- hitungan pembiayaan saja. Anggaran sudah siap. Mekanisme sudah dibicarakan," tandasnya.

Ketika ditanya terkait data warga Jateng yang tengah mencari nafkah di kota orang dan tidak pulang, Ganjar mengucapkan banwa jumlah penerima teris berkembang, dinamis.

Dari sekitar 60 ribu lebih data yang masuk ke pemprov, sekitar 26 ribu orang yang telah terverifikasi untuk mendapatkan bantuan.

"Tapi saya minta (pendataan) tidak ditutup karena masih ada orang orang yang membutuhkan bantuan," ujar politikus PDIP ini.

Soal frekuensi jumlah pemberiaan bantuan, ia menyatakan yang paling penting saat ini agar dibantu terlebih dahulu lantaran tidak ada yang bisa memprediksi kapan pandemi ini berakhir.

"Mereka yang tidak terkover bantuan, harus selamat dulu. Belum tahu sampai kapan. Minimal sekali ini bisa kami bantu dulu, setidaknya satu bulan ke depan aman," gubernur menambahkan.

Selain itu, ia juga mengapresiasi sejumlah pemerintah kabupaten/kota yang berinisiatif memberikan bantuan sosial kepada warganya yang ada di perantauan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved