Berita Purbalingga

Perang Sarung, Puluhan Pemuda Ditangkap Polisi, Kapolres Purbalingga: Anak SD Juga Ikut-ikutan

Polres Purbalingga membubarkan aksi perang sarung puluhan pemuda di Kelurahan Penambongan, Kecamatan Purbalingga, Jumat (8/5/2020) dini hari.

POLRES PURBALINGGA
Kapolres Purbalingga, AKBP Muchammad Syafi Maulla memberikan pengarahan kepada puluhan pemuda di halaman Mapolres Purbalingga, Jumat (8/5/2020). Mereka ditangkap lantaran terlibat perang sarung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Jajaran Polres Purbalingga membubarkan aksi perang sarung puluhan pemuda di Kelurahan Penambongan, Jumat (8/5/2020) dini hari.

Puluhan pemuda yang terlibat perang sarung, digelandang ke Mapolres Purbalingga.

Selain itu kepolisian juga mengangkut sarung dan sepeda motor yang berada di lokasi tersebut.

Tribute to Didi Kempot, Tribun Jateng Gelar E-Konser Amal Ngabuburit, Sabtu Pukul 15.00

ATM Bank Mandiri Nyaris Dibobol Maling, Kapolsek Banyumanik: Kami Masih Periksa Pelaku

Berlaku Mulai Hari Ini, Brigjen Pol Ahmad Luthfi Sebagai Kapolda Jateng

Terjaring Tak Gunakan Masker, 15 Warga Banyumas Jalani Sidang Tipiring, Ini Hasilnya

Kapolres Purbalingga, AKBP Muchammad Syafi Maulla mengatakan, kejadian tersebut berawal adanya laporan masyarakat.

Dimana terdapat sejumlah orang yang akan melakukan perang sarung atau tawuran menggunakan sarung.

Adanya laporan itu, anggota kepolisian mendatangi lokasi dan membawa para pemuda yang ada di lokasi ke Mapolres.

"Kami tangkap mereka karena kegiatan tersebut sangat membahayakan."

"Selain itu, saat ini sedang dalam pandemi Covid-19, rawan terhadap penyebaran virus," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (8/5/2020).

Menurutnya, terdapat 23 orang yang terlibat dalam perang sarung.

Mereka terdiri berbagai usia mulai dari 30 tahun bahkan ada yang masih usia sekolah dasar.

"Tindak lanjut yang dilakukan, kami hadirkan orangtua atau keluarganya."

"Kami juga memberikan imbauan agar bisa ikut mengontrol aktivitas anaknya," terangnya.

Kapolres menuturkan, akan meningkatkan patroli untuk mencegah kejadian serupa dan deteksi dini aktivitas masyarakat.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menciptakan situasi kondusif serta mencegah perbuatan negatif.

"Kalau hanya Polri yang bertindak masih kurang maksimal."

"Oleh sebab itu mari bersinergi bersama pemerintah dan kepolisian untuk mencegah perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat luas," pungkasnya.

Berdasarkan data diperoleh, total ada 23 pemuda beserta 16 sepeda motor yang digelandang ke Mapolres Purbalingga.

23 pemuda itu 19 di antaranya warga Kalurahan Kalikabong, 2 warga Kecamatan Bukateja.

Lalu 1 warga Desa Penaruban, dan 1 warga Kecamatan Purbalingga. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Uang Pecahan Baru Juga Dikarantina Selama 14 Hari, Ini Titik Lokasi Penukaran di Solo Raya

199 Kades Terpilih di Kabupaten Kendal Dilantik 11 Mei

88 Toko Modern Bakal Ditutup di Kabupaten Semarang

Cerita PNS Jateng Jelang Lebaran: Tak Boleh Mudik dan Tak Ada Tunjangan Kinerja

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved