Sabtu, 11 April 2026

Berita Jawa Tengah

199 Kades Terpilih di Kabupaten Kendal Dilantik 11 Mei

199 kepala desa akan dilantik serentak oleh Bupati Kendal Mirna Annisa pada 11 Mei 2020 melalui telekonferensi.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Ilustrasi telekonferensi di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal tetap merencanakan pelantikan kepala desa terpilih dalam waktu dekat.

Rencananya, 199 kepala desa akan dilantik serentak oleh Bupati Kendal Mirna Annisa pada 11 Mei 2020 melalui telekonferensi.

Kabag Tata Pemerintahan Pemkab Kendal, Ircham Chalid mengatakan, para kades terpilih pada Pilihan Kepala Desa (Pilkades) Maret 2020 tetap akan dilantik.

Terjaring Tak Gunakan Masker, 15 Warga Banyumas Jalani Sidang Tipiring, Ini Hasilnya

88 Toko Modern Bakal Ditutup di Kabupaten Semarang

Belasan Warga Kemranjen Banyumas Nyusul Kembalikan BLT Rp 600 Ribu

Saya Ikhlas Kembalikan BLT Rp 600 Ribu Ini, Bupati Banyumas: Ini Benar-benar Luar Biasa

Meski kali ini dengan suasana berbeda karena adanya wabah virus corona (Covid-19).

Hal tersebut guna mempercepat syarat sahnya kades terpilih untuk menjalankan tugas masing-masing.

Kata Ircham, para kades akan dilantik Bupati di masing-masing kecamatan secara telekonferensi.

Segala persiapan sudah dilakukan untuk menghubungkan kantor kecamatan dengan Pendopo Tumenggung Bahurekso sebagai pusat pelantikan simbolis.

"Sudah kami persiapkan, termasuk kamera dan jaringan internet."

"Untuk kegiatan lain yang semula juga diadakan kirab dari Jalan Notomudigdo ke Pendopo itu dibatalkan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (8/5/2020).

Mekanisme pelantikan, kata Ircham, berkonsep sederhana.

Dua orang perwakilan kades akan dilantik bersama Bupati di pendopo.

Sedangkan sisanya mengikuti prosesi pelantikan serta ikrar jabatan di kantor kecamatan masing-masing.

"Kami ada 19 kantor kecamatan lengkap dengan jaringan internetnya yang sudah dipersiapkan," jelasnya.

Sebagai upaya pembatasan jumlah masyarakat yang hadir, para kades hanya diperbolehkan membawa istrinya untuk menemani pelantikan.

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan warga dalam satu ruangan guna mencegah penularan virus corona.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved