Berita Banyumas
Apa Saja 6 Jenis Bantuan Sosial di Banyumas, Ini Dia Daftarnya
Pemerintah Kabupaten Banyumas mengumumkan bahwa ada 6 jenis Bantuan Sosial yang diberikan kepada masyarakat.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten Banyumas mengumumkan bahwa ada 6 jenis Bantuan Sosial yang diberikan kepada masyarakat.
Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan ada beberapa bantuan yang sudah cair atau turun dan ada yang belum.
Pertama adalah bantuan PKH Kementerian Sosial (Kemensos) murni senilai Rp 250 ribu per bulan.
Jumlah penerima adalah sebanyak 17.244 kk dan bantuan tersebut sudah cair atau turun.
• Kabar Baik, Satu Keluarga Pasien Positif Corona di RSUD Salatiga Sembuh
• Kronologi Lengkap Pemudik Coba Kelabui Petugas dengan Truk Towing Diminta Putar Balik di Semarang
• Data 15 Ribu Penggunanya Bocor, Begini Tanggapan Tokopedia
• Mulanya Diajak Rekreasi, Anak Punk di Kebumen Setubuhi Kenalan Facebooknya
Kedua adalah PKH Kemensos tunai plus Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai
Rp 250 ribu per bulan.
Penerima bantuan itu ada sebanyak 74.927 kk yang juga sudah cair.
Ketiga adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kemensos reguler murni wujudnya adalah sembako dengan nilai Rp 200 ribu perbulan.
Total penerima adalah sebayak 64.102 kk yang juga sudah cair.
Keempat adalah BPNT Kemensos Covid-19 yang wujudnya adalah sembako senilai Rp 200 ribu, dengan penerima sebanyak 92.117 kk.
"Ini bantuan yang terkait dengan covid-19 dan ini belum cair masih menunggu dan mudah-mudahan minggu depan," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein kepada TribunBanyumas.com, sebagaimana siaran video, Minggu (3/5/2020).
Kelima adalah Bansos dari Provinsi Covid-19 dalam wujud sembako Rp 200 ribu perbulan selama tiga bulan, dengan penerima ada sebanyak 33.763 kk dan bantuan dari propinsi itu belum cair.
Kemudian keenam, adalah BLT dari Kemensos, berupa uang tunai Covid-19 dan sebagian besar menunggu nilainya adalah Rp 600 ribu.
"Tadinya awalnya akan dibagi menjadi dua menjadi Rp 300 ribu tapi kemudian tidak jadi, karena prosesnya susah dan banyak resiko hukumnya sehingga tetap menjadi Rp 600 ribu perbulan," katanya bupati.
Sementara jumlah penerimanya adalah ada sebanyak 57.722 kk.
"Bantuan ini memang baru cair 7081 kk atau (0.38 persen) lewat tabungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-banyumas-bagikan-hand-sanitizer_1.jpg)