Berita Semarang

Sarung Belasan Pemuda Ini Berisi Batu dan Neon Lampu, Polisi: Mereka Kepergok Hendak Tawuran

Selepas dilakukan aksi pengejaran, tim Resmob berhasil mengamankan 11 orang yang sebagian besar warga Perum Dinar Elok Semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
POLSEK TEMBALANG
Tim Resmob Polsek Tembalang mengamankan belasan remaja yang hendak tawuran di Perum Dinar Elok, Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Rabu (29/4/2020) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tim Resmob Polsek Tembalang menggagalkan belasan remaja yang hendak tawuran di Perum Dinar Elok Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Menurut Kapolsek Tembalang, Kompol Mas'ud, sebelum aksi tawuran berlangsung, tim Resmob bersama piket Intel melakukan patroli di wilayah Meteseh.

Ketika melintas di wilayah tersebut mereka melihat ada sejumlah remaja hendak tawuran.

Sempat Dirawat Dua Hari di RSUD Banjar Patroman, PDP Asal Dayeuhluhur Cilacap Meninggal

Update Corona Cilacap, 30 April: 13 PDP dan 1 Pasien Positif Corona Meninggal

Kapolres Kebumen: Bila Warga Lihat Ada Penjual Miras, Tak Perlu Segan Lapor Kami

Belajar di Rumah Kembali Diperpajang, Disdikbud Jateng: KBM Mandiri Hingga 16 Mei 2020

"Para remaja tersebut hanya akan tawuran, tetapi sudah keburu dicegah anggota malam tadi," kata Kapolsek kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (30/4/2020).

Ketika kepergok pihak kepolisian, otomatis para remaja berusaha melarikan diri ke arah gang di sekitar Perumahan Dinar Elok.

Mereka akhirnya tidak jadi tawuran, malah terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas.

Selepas dilakukan aksi pengejaran, tim Resmob berhasil mengamankan 11 orang yang sebagian besar warga Perum Dinar Elok.

"Kami lakukan interograsi ternyata mereka melakukan tawuran setelah mendapat tantangan dari pemuda dukuh Genting, Meteseh, Kecamatan Tembalang," jelas Kompol Mas'ud.

Kemudian para remaja tersebut digelandang ke kantor Polsek Tembalang.

Dari tangan mereka, polisi berhasil menyita sembilan buah sarung yang diisi batu dan dua lampu neon.

"Berhubung terhitung masih anak anak, kami lakukan pengarahan dan pembinaan."

"Sekarang mereka sudah diambil orangtua masing masing," beber Kompol Mas'ud.

Bercermin dari kejadian tersebut, Kompol Mas'ud berpesan kepada seluruh anak muda di Tembalang hendaknya mengisi Ramadan melalui kegiatan positif.

Apalagi di tengah situasi wabah virus corona sebaiknya waktu dihabiskan untuk beribadah di rumah, belajar, dan berkumpul bersama keluarga.

"Kami juga mengimbau kepada orangtua agar mengawasi ketat aktivitas anaknya."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved