Selasa, 14 April 2026

Berita Solo

Tiga Perawat RSUD Bung Karno Solo Tinggal di Rumah Sakit Setelah Diusir dari Kos

Pemilik indekos di Kawasan Grogol Kabupaten Sukoharjo mengusir tiga orang yang menyewa kos ditempatnya karena bekerja sebagai perawat.

Editor: Rival Almanaf
TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Ilustrasi Perawat: Tim medis mengevakuasi pasien menuju Ruang Isolasi Khusus Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah Virus Corona (nCoV) di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/1/2020). Berbagai simulasi penanganan yang dilakukan oleh RSUP Kariadi bersama Dinas Kesehatan Pemprov Jateng dan sejumlah rumah sakit di Kota Semarang, sebagai antisipasi kesiapsiagaan perangkat medis dalam penanganan wabah Virus Corona tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Pemilik indekos di Kawasan Grogol Kabupaten Sukoharjo mengusir tiga orang yang menyewa kos ditempatnya karena bekerja sebagai perawat.

Ketiganya dikhawatirkan akan menularkan virus corona, sehingga pemilik kos memutuskan mengusir mereka.

Akibatnya, tiga perawat di RSUD Bung Karno Solo, Jawa Tengah, kini terpaksa harus tinggal di rumah sakit.

Direktur RSUD Bung Karno Solo Wahyu Indianto mengatakan, akibat diusir itu ketiga perawat tersebut untuk sementara tinggal di lantai lima rumah sakit.

Bupati Klaten Minta Maaf, Handsanitizer Bantuan Kemensos Ditempeli Stiker Wajahnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan Hari Ini di Slawi Kabupaten Tegal, Selasa 28 April 2020

Mertua Diduga Dibunuh Menantunya di Watukumpul Pemalang, Mayat Dibuang ke Sungai Belum Ditemukan

Fakta-Fakta Balap Liar di Klirong Kebumen: Remaja Gunakan Uang Orangtua untuk Taruhan

Di lantai lima yang dipersiapkan itu, menurutnya dapat digunakan untuk menampung sekitar 40 orang.

"Sekarang mereka tinggal sementara di rumah sakit."

"Di sana masih ada ruang yang bisa dipakai untuk menampung mereka," tutur dia, Senin (27/4/2020).

Menurutnya, ketakutan warga terhadap keberadaan para perawat tersebut dianggap tidak masuk akal.

Sebab, mereka saat menangani pasien sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri yang maksimal.

"Keluar masuk area isolasi sudah mandi."

"Karena alurnya sudah jelas."

"Jadi, ketakutan warga itu tidak masuk akal," ungkap dia.

Karena itu, ia sangat menyayangkan reaksi berlebihan dari warga tersebut.

Terlebih, selama ini mereka sudah berjuang untuk membantu keselamatan para pasien yang sakit.

3.897 Pemudik Sudah Tiba di Majenang Cilacap, Camat: Sekolah Juga Disulap Jadi Ruang Karantina

Mudik Dilarang, Namun Pemudik dari Zona Merah Corona Terus Berdatangan ke Majenang Cilacap.

Update Covid-19 Purbalingga 27 April - Pasien Positif Corona Klaster Gowa Tambah 5 Orang

Pos Pantau Mergo Catat Ada 28 Pemudik Masuk Cilacap, Didata dan Diminta Karantina 14 Hari

Terpisah, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo juga menyesalkan sikap warga yang melakukan penolakan dan pengusiran terhadap tempat tinggal perawat itu.

Bahkan, ia menilai perbuatan warga tersebut dianggap sudah keterlaluan dan tidak manusiawi.

"Tidak manusiawi kalau sampai ada perawat ditolak dalam satu daerah itu. Itu keterlaluan," terang Rudy. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diusir dari Indekos, 3 Perawat di Solo Kini Tinggal di Rumah Sakit", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved