Berita Banjarnegara

Baznas Banjarnegara Serahkan Bantuan APD Tenaga Kesehatan, Diterima Bupati Budhi Sarwono

Baznas Kabupaten Banjarnegara menyerahkan bantuan Rp 100 juta untuk mencukupi kebutuhan tenaga kesehatan dalam penanggulangan Covid-19.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Penyerahan secara simbolis bantuan APD dari Baznas Banjarnegara ke Pemkab Banjarnegara di Pendopo Kabupaten Banjarnegara, Senin (27/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Baznas Kabupaten Banjarnegara'> Baznas Kabupaten Banjarnegara menyerahkan bantuan Rp 100 juta untuk mencukupi kebutuhan tenaga kesehatan dalam penanggulangan Covid-19.

Bantuan itu diberikan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang melayani pasien di masa pandemi virus corona.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo kepada Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono.

Awas Produk Pangan Kadaluarsa di Banyumas, Sehari Saja Loka POM Temukan 200 Item

Dua Kecamatan Kebanjiran, Wabup Semarang: Normalisasi Sungai Segera Dilakukan

Kelamaan Nganggur, Kuli Bangunan Curi Burung Murai Batu, Sempat Diamuk Massa di Banyumanik Semarang

Begini Kondisi Terminal Purwokerto, Intensitas Bus Turun Drastis Akibat Larangan Mudik

Bupati juga didampingi Direktur RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara, dr Erna Astuty di Pendopo Kabupaten Banjarnegara, Senin (27/4/2020).

Tedjo mengatakan, zakat yang dihimpun Baznas itu diberikan dalam wujud 200 boks masker bedah, 300 masker KN 95, dan 100 pasang sarung tangan panjang.

"Bantuan untuk APD senilai total Rp 100 juta," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/4/2020).

Selain APD, Baznas Banjarnegara juga menyalurkan zakat yang diberikan dalam bentuk paket sembako.

Sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan ke masyarakat kurang mampu, terutama yang terimbas Covid-19, di tiap kecamatan.

Setiap paket sembako senilai Rp 100 ribu dengan total dana keseluruhan senilai Rp 200 juta.

Ke depan, pihaknya juga akan menyalurkan paket sembako kembali dengan jangkauan lebih luas.

"Ke depan akan bagikan sembako 4.580 paket senilai Rp 458 juta," katanya.

Tedjo mengatakan, pihaknya hanya bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat ke masyarakat.

Karenanya, keberlanjutan penyaluran zakat bergantung dari kepatuhan para pemberi zakat (muzakki) dalam menunaikan kewajibannya.

Untungnya, meski di masa pandemi, penghimpunan zakat di Baznas masih berjalan lancar.

Terlebih Aparatur Sipil Negara (ASN) yang rutin menyisihkan penghasilannya untuk zakat relatif tidak terdampak Covid-19.

Saat profesi swasta banyak yang mengeluh karena terdampak Covid-19, ASN masih bekerja dan mendapatkan gaji serta fasilitas lain.

Semisal tunjangan sertifikasi dan tambahan penghasilan (Tamsil) normal.

Sehingga penghimpunan zakat dari ASN masih berjalan normal.

Dengan demikian, Baznas tetap bisa menyalurkannya ke warga yang membutuhkan di masa pandemi virus corona. (Khoirul Muzakki)

Nekat Mudik, GOR Tegal Selatan Jadi Penampung Karantina Selama 14 Hari

Dua Hari Tiga PDP Meninggal di Kabupaten Semarang, Alek: Positif Corona Ada 11 Pasien

Juli Diyakini Pandemi Virus Corona Berakhir di Indonesia, Tapi Syaratnya Kompak Lakukan Ini

Hari Pertama PKM Semarang, Ada Pengendara Motor Bersuhu 38 Derajat Celcius, Pemudik Asal Jakarta

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Banjarnegara
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved