Breaking News:

Berita Nasional

Tarif Pajak Badan Dipangkas Menjadi 19 Persen, Berlaku Mulai April 2020

Selain perusahaan masuk bursa yang memenuhi syarat pengurangan tarif pajak akan dikenakan tarif PPh 22 persen dari sebelumnya 25 persen.

KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Berlaku per April 2020 ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memangkas tarif pajak penghasilan (PPh) badan.

Penghitungan angsuran pajak penghasilan Wajib Pajak (WP) badan mengalami penyesuaian setelah pemerintah menurunkan tarif pajak penghasilan badan sesuai Perppu Nomor 1 Tahun 2020.

Direktur Pelayanan, Penyuluhan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Hestu Yoga Saksama mengatakan, pengambilan kebijakan ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum.

Sekaligus pula terkait keseragaman dalam penerapan pajak.

Delapan Penumpang Mobil Travel Dinyatakan Positif, Dinkes: Hasil Rapid Test Warga Cimanggu Cilacap

Hasil Rapid Test Peserta Itjima Ulama Gowa, Dinkes: Dua Positif, Diisolasi di RSUD Cilacap

Punya Riwayat Bepergian ke Purwokerto dan Ngawi, Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Kardinah Tegal

Kisah Video Viral Ibu Peluk Dua Anaknya di Ambulans, Dijemput Petugas Medis Karena Positif Corona

"DJP telah mengambil kebijakan bahwa penyesuaian angsuran pajak untuk tahun pajak berjalan 2020 diberlakukan pada saat yang sama."

"Yaitu mulai pada masa pajak batas waktu penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2019," kata Hestu seperti dilansir dari Kompas.com, Minggu (26/4/2020).

Dengan demikian, penghitungan angsuran pajak tahun 2020 untuk badan secara umum.

Selain perusahaan masuk bursa yang memenuhi syarat pengurangan tarif pajak akan dikenakan tarif PPh 22 persen dari sebelumnya 25 persen.

Ketentuan itu mulai berlaku pada masa pajak April 2020 dengan batas setor 15 Mei 2020.

Sementara, untuk perusahaan masuk bursa yang memenuhi syarat pengurangan tarif pajak akan dikenakan tarif 19 persen dari sebelumnya 20 persen.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved